Kabarpersib.com – Saddil Ramdani kembali menjadi perhatian setelah bergabung dengan Persebaya Surabaya pada September 2026. Statistik Saddil Ramdani menunjukkan perjalanan panjang pemain sayap kiri kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, tersebut bersama sejumlah klub di Indonesia dan Malaysia, sekaligus kiprahnya bersama Timnas Indonesia. Pada musim 2026/2027, Saddil dipinjamkan Persib Bandung ke Persebaya selama satu musim dengan tujuan mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten. Hingga 18 September 2026, ia sudah mencatat satu penampilan bersama Persebaya dengan 28 menit bermain.
Kepindahan tersebut menjadi babak baru dalam karier pemain berusia 27 tahun itu. Persebaya mendatangkannya untuk memperkuat sektor sayap sekaligus menambah kreativitas dan variasi serangan dalam skuad asuhan Bernardo Tavares.
Baca Juga: Mengenal Witan Sulaeman: Profil, Karier, dan Perjalanan di Dunia Sepak Bola
Statistik Saddil Ramdani Terbaru 2026/2027
Data terbaru memperlihatkan Saddil baru menjalani satu pertandingan di Super League 2026/2027 bersama Persebaya. Dari pertandingan tersebut, ia bermain selama 28 menit tanpa mencetak gol maupun assist. Data Goal dan FotMob sama-sama mencatat satu penampilan, 28 menit bermain, serta nol gol dan nol assist pada awal kiprahnya bersama klub Surabaya tersebut.
Saddil menjalani debutnya ketika Persebaya menghadapi PSIM Yogyakarta pada 13 September 2026. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Persebaya tersebut, ia masuk sebagai pemain pengganti dan tampil selama 27 hingga 28 menit menurut basis data statistik yang digunakan.
Catatan tersebut tentu masih sangat awal untuk digunakan sebagai gambaran performa sepanjang musim. Persebaya baru mendapatkan Saddil pada awal September setelah Persib memutuskan meminjamkannya untuk satu musim. Karena itu, jumlah penampilan, gol, assist, menit bermain, dan kontribusi ofensifnya masih sangat mungkin berubah dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Statistik Saddil Ramdani di Persebaya
Pada fase awal musim 2026/2027, statistik Saddil Ramdani bersama Persebaya adalah sebagai berikut:
- Penampilan: 1
- Starter: 0
- Menit bermain: 28
- Gol: 0
- Assist: 0
- Klub: Persebaya Surabaya
- Status: pemain pinjaman dari Persib Bandung
Data tersebut menggambarkan posisi Saddil yang masih dalam proses adaptasi. Ia baru bergabung dengan skuad Persebaya beberapa hari sebelum pertandingan keduanya bersama klub tersebut, sehingga aspek kebugaran, pemahaman taktik, dan komunikasi dengan rekan setim menjadi bagian penting dari proses awalnya.
Saddil sendiri mengatakan proses adaptasinya berjalan dengan baik. Ia menyebut rekan-rekan setim dan staf pelatih membantu dirinya memahami program latihan serta instruksi yang diberikan Bernardo Tavares.
Statistik Saddil Ramdani Bersama Persib Bandung
Sebelum pindah sementara ke Persebaya, Saddil menghabiskan musim 2025/2026 bersama Persib Bandung. Ia datang ke klub tersebut pada 1 Juli 2025 dengan status bebas transfer setelah menyelesaikan periode bermainnya bersama Sabah FC di Malaysia.
Catatan statistik Persib menunjukkan Saddil tampil dalam 32 pertandingan Super League pada musim 2025/2026, dengan 25 kali menjadi starter, mencetak tiga gol, dan bermain selama 801 menit. Sementara itu, catatan statistik ILeague mencantumkan 32 penampilan dan tiga gol untuk Persib pada kompetisi tersebut.
Basis data lain memiliki perhitungan berbeda karena menggunakan cakupan pertandingan dan klasifikasi kompetisi yang tidak selalu sama. Flashscore, misalnya, mencatat 25 penampilan liga, tiga gol dan satu assist untuk Saddil pada musim 2025/2026, sedangkan FootyStats mencatat 22 penampilan Liga 1 dengan tiga gol dan satu assist, ditambah enam pertandingan AFC Cup dengan satu gol. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya melihat jenis kompetisi dan definisi statistik ketika membandingkan angka pemain.
Peran Saddil di Persib
Saddil memiliki peran sebagai pemain sayap yang dapat beroperasi terutama di sisi kiri. Kemampuan menggunakan kaki kiri, kecepatan, serta kemampuan membawa bola membuatnya dapat memberikan opsi berbeda dalam situasi serangan dari sisi lapangan.
Namun, menit bermainnya bersama Persib belum sepenuhnya stabil. DetikSport melaporkan bahwa dari 25 penampilan Saddil di kompetisi domestik pada musim tersebut, 13 di antaranya datang sebagai pemain pengganti. Ia menjadi starter dalam 12 pertandingan, tetapi tidak pernah menyelesaikan pertandingan selama 90 menit dalam rangkaian penampilan tersebut.
Situasi tersebut menjadi salah satu latar belakang keputusan Persib untuk meminjamkannya ke Persebaya. Pelatih Persib Igor Tolic menyatakan menit bermain penting bagi seorang pemain untuk menjaga performa dan kepercayaan diri.
Persib masih memiliki kontrak Saddil hingga 31 Mei 2028. Dengan demikian, perpindahan ke Persebaya merupakan peminjaman, bukan perpindahan permanen.
Statistik Saddil Ramdani Saat Membela Sabah FC
Salah satu periode paling produktif dalam karier Saddil berlangsung ketika ia bermain di Malaysia bersama Sabah FC. Ia bergabung dengan klub tersebut pada Februari 2021 dan menghabiskan lebih dari empat tahun di kompetisi Malaysia sebelum kembali ke Indonesia pada 2025.
Menurut data Transfermarkt yang merangkum periode tersebut, Saddil mencatat 88 pertandingan, 22 gol, dan 30 assist dalam catatan statistik karier bersama Sabah FC. Sumber yang sama menyebut Saddil bermain 87 pertandingan dan mencetak 22 gol serta 30 assist selama periode 2021-2025, dengan perbedaan jumlah penampilan yang berkaitan dengan cakupan pertandingan yang dihitung.
FootyStats juga menunjukkan produktivitas Saddil pada kompetisi Malaysia dalam beberapa musim. Pada musim terakhirnya bersama Sabah, ia mencatat 15 penampilan dengan lima gol, sementara data lain mencatat kontribusi assist yang berbeda sesuai metode penghitungan masing-masing penyedia statistik.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi Saddil di Sabah tidak hanya berasal dari gol. Perannya sebagai pemain sayap membuat umpan akhir, kreasi peluang, progresi bola, serta kemampuan membuka ruang menjadi bagian dari kontribusi ofensif yang tidak selalu tercermin hanya melalui jumlah gol.
Produktivitas Gol dan Assist di Malaysia
Jika melihat rekam jejak Saddil di Sabah, jumlah assist menjadi salah satu angka yang cukup menonjol. Catatan 30 assist yang tercantum dalam data Transfermarkt menunjukkan kontribusinya dalam menciptakan peluang bagi rekan satu tim selama periode tersebut.
Angka tersebut juga membantu menjelaskan mengapa Saddil tetap memiliki nilai sebagai pemain sayap meskipun statistik golnya tidak selalu tinggi. Dalam sepak bola modern, pemain di sektor sayap sering kali dinilai melalui kombinasi gol, assist, umpan kunci, penciptaan peluang, progresi bola, serta kemampuan memenangkan duel satu lawan satu.
Karakter tersebut membuat Saddil tidak harus selalu menjadi pencetak gol utama untuk memberikan dampak terhadap permainan. Ketika bermain di sisi kiri, ia dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan, terutama ketika tim membutuhkan pemain yang mampu membawa bola menuju area pertahanan lawan.
Statistik Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia
Selain kiprah di level klub, Saddil Ramdani juga memiliki pengalaman panjang bersama Timnas Indonesia. Ia menjalani debut internasional senior pada 2017 dan hingga data terbaru yang tersedia telah mencatat 31 penampilan serta dua gol untuk tim nasional senior Indonesia.
Saddil juga memiliki rekam jejak di kelompok usia Indonesia. Ia tercatat memperkuat Timnas Indonesia U-19 dan U-23 sebelum menjadi bagian dari skuad senior. Pada level U-19, ia mencetak satu gol dalam empat pertandingan, sedangkan bersama U-23 ia mencatat lima penampilan tanpa gol menurut data karier yang tersedia.
Pengalaman internasional tersebut membuat perjalanan karier Saddil tidak hanya berkaitan dengan kompetisi domestik. Ia juga beberapa kali mendapat kesempatan memperkuat Indonesia dalam pertandingan internasional, termasuk rangkaian pertandingan pada 2026.
Kiprah Internasional Saddil pada 2026
Data pertandingan terbaru menunjukkan Saddil masih masuk dalam aktivitas Timnas Indonesia pada 2026. Ia tampil dalam sejumlah pertandingan, termasuk ketika Indonesia menghadapi Kamboja dan Singapura pada rangkaian pertandingan yang tercatat pada Juli dan Agustus 2026.
Pada 27 Juli 2026, misalnya, Saddil tampil selama 32 menit ketika Indonesia menang 5-1 atas Kamboja. Ia juga bermain 10 menit ketika Indonesia menghadapi Singapura pada 7 Agustus 2026. Di sejumlah pertandingan lainnya pada periode tersebut, ia tercatat sebagai pemain cadangan yang tidak dimainkan.
Catatan itu menunjukkan bahwa posisi Saddil di tim nasional tetap berkaitan erat dengan kebutuhan taktik dan persaingan di sektor sayap. Perubahan pelatih, formasi, lawan, serta kondisi pemain dapat memengaruhi jumlah menit yang diberikan kepada seorang pemain.
Perjalanan Karier Saddil Ramdani
Saddil memulai perjalanan profesionalnya di Persela Lamongan. Setelah periode tersebut, ia melanjutkan karier ke Sri Pahang di Malaysia pada 2019 sebelum kembali bermain di Indonesia bersama Bhayangkara FC pada 2020.
Pada 2021, Saddil kembali ke Malaysia dan bergabung dengan Sabah FC. Periode di klub tersebut menjadi salah satu fase terpenting dalam perkembangan kariernya karena ia mendapatkan pengalaman bermain di luar negeri dalam waktu yang relatif panjang.
Setelah meninggalkan Sabah pada 2025, Saddil kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persib Bandung. Pada musim pertamanya, ia menjadi bagian dari skuad yang menjuarai kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Transfermarkt mencatat Persib sebagai salah satu gelar juara yang diraih Saddil dalam karier seniornya.
Kini, perjalanan tersebut berlanjut di Persebaya. Status pinjaman selama musim 2026/2027 memberikan Saddil kesempatan untuk kembali mendapatkan peran yang lebih besar di level klub.
Gaya Bermain dan Kontribusi Saddil di Lapangan
Saddil dikenal sebagai pemain yang memiliki karakter menyerang. Posisi utamanya adalah sayap kiri, tetapi ia juga dapat dimainkan di sayap kanan maupun sebagai gelandang serang.
Kemampuan tersebut membuat Saddil dapat memberikan fleksibilitas kepada pelatih. Ia dapat bermain melebar untuk membuka ruang, masuk ke area tengah ketika menguasai bola, atau mencoba melewati pemain bertahan melalui kemampuan dribelnya.
Dalam konteks statistik, kontribusi pemain sayap tidak selalu dapat dibaca hanya melalui gol dan assist. Jumlah menit bermain, jumlah starter, penciptaan peluang, umpan silang, progresi bola, dan kemampuan menarik pemain bertahan juga menjadi indikator yang relevan untuk memahami peran seorang winger.
Karena itu, statistik Saddil Ramdani perlu dibaca berdasarkan konteks pertandingan. Tiga gol dalam satu musim, misalnya, memiliki makna berbeda ketika seorang pemain hanya bermain beberapa ratus menit dibandingkan pemain yang tampil secara reguler dalam hampir setiap pertandingan.
Baca Juga: Biodata dan Profil Stjepan Loncar beserta Rekam Jejak Kariernya
Tantangan Saddil Bersama Persebaya
Kepindahan ke Persebaya membawa tantangan baru bagi Saddil. Ia harus beradaptasi dengan sistem permainan Bernardo Tavares sekaligus membangun koneksi dengan para pemain yang sebelumnya belum menjadi rekan setimnya.
Persebaya sendiri menyebut kedatangan Saddil sebagai bagian dari upaya memperkuat lini serang. Pengalaman Saddil di kompetisi Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu modal yang diharapkan dapat membantu tim dalam menghadapi musim 2026/2027.
Faktor menit bermain juga menjadi perhatian utama. Persib memutuskan meminjamkannya dengan harapan Saddil mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten, sementara Persebaya membutuhkan opsi tambahan di sektor sayap.
Dengan demikian, pertandingan-pertandingan berikutnya akan menjadi bagian penting dalam perkembangan statistik Saddil pada musim baru. Jumlah penampilan dan menit bermain akan menjadi indikator awal, sedangkan gol dan assist dapat menunjukkan seberapa besar kontribusi langsungnya terhadap produktivitas tim.
Rekap Statistik Saddil Ramdani
Jika seluruh perjalanan karier dilihat secara garis besar, Saddil telah bermain untuk sejumlah klub di Indonesia dan Malaysia serta memiliki pengalaman bersama beberapa kelompok usia Timnas Indonesia. Data FotMob mencatat total 31 penampilan dan dua gol untuk tim nasional senior Indonesia, sementara di level klub ia memiliki catatan panjang bersama Persela, Sri Pahang, Bhayangkara, Sabah, Persib, dan kini Persebaya.
Bersama Sabah, ia menjadi salah satu periode karier dengan catatan assist paling menonjol. Sementara bersama Persib, musim 2025/2026 menghasilkan tiga gol di kompetisi domestik dan menjadi bagian dari perjalanan Persib menuju gelar juara.
Adapun pada musim 2026/2027, statistik Saddil masih berada pada tahap awal. Setelah satu pertandingan bersama Persebaya, catatannya adalah satu penampilan, 28 menit, nol gol, dan nol assist. Angka tersebut belum cukup untuk menggambarkan performanya sepanjang musim karena kompetisi baru memasuki tahap awal bagi pemain yang baru bergabung.
Apa yang Bisa Dinantikan dari Saddil Ramdani?
Perhatian terhadap Saddil di Persebaya akan berpusat pada seberapa besar menit bermain yang diperolehnya. Semakin konsisten ia berada di lapangan, semakin besar pula kesempatan untuk melihat kembali kontribusi ofensif yang pernah ditunjukkannya selama memperkuat Sabah dan klub-klub sebelumnya.
Adaptasi dengan skema permainan Bernardo Tavares juga menjadi faktor penting. Jika Saddil mampu memahami peran yang diberikan pelatih dan membangun kombinasi dengan pemain depan Persebaya, statistik gol maupun assist berpotensi menjadi bagian yang menarik untuk dipantau sepanjang musim.
Untuk saat ini, catatan statistik terbaru menunjukkan sebuah awal yang masih sederhana: satu penampilan dan belum ada gol maupun assist. Namun perjalanan musim 2026/2027 masih panjang, sehingga angka tersebut akan terus berubah seiring bertambahnya menit bermain dan pertandingan.
Perkembangan statistik Saddil Ramdani di Persebaya layak terus dipantau, terutama bagi pembaca yang ingin mengetahui kontribusi pemain sayap Timnas Indonesia tersebut dari pekan ke pekan. Simak pembaruan penampilan, gol, assist, dan perjalanan karier Saddil pada pertandingan-pertandingan berikutnya.












