Kabarpersib.id – Total piala Persib Bandung menjadi salah satu topik yang selalu menarik perhatian Bobotoh dan pencinta sepak bola Indonesia. Hingga Agustus 2026, Persib Bandung telah mengoleksi sembilan gelar juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia, ditambah satu trofi Piala Presiden dan sejumlah gelar turnamen lainnya. Torehan tersebut membuat Maung Bandung menjadi salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola nasional.
Persib meraih gelar kasta tertinggi pertama pada 1937 ketika kompetisi masih berada dalam era Perserikatan. Setelah itu, klub asal Bandung tersebut kembali menjadi juara pada 1961, 1986, 1989/1990, dan 1993/1994. Di era Liga Indonesia dan kompetisi profesional, Persib melanjutkan tradisi juara melalui musim 1994/1995, 2014, 2023/2024, serta 2024/2025.
Gelar terakhir menjadi sangat penting karena Persib berhasil mempertahankan mahkota Liga 1 secara beruntun. Pada 5 Mei 2025, Persib dipastikan sebagai juara BRI Liga 1 2024/2025 setelah pesaing terdekatnya gagal mengejar perolehan poin. Dengan demikian, Persib menjadi klub kedua di era Liga 1 yang mampu meraih gelar secara back-to-back setelah Bali United.
Baca Juga: 10 Pemain Terbaik Persib Bandung Sepanjang Masa dan Prestasinya
Daftar Gelar Persib Bandung dari Masa ke Masa
Jika yang dihitung adalah gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persib memiliki sembilan trofi. Perhitungan tersebut mencakup lima gelar dari era Perserikatan dan empat gelar dari era Liga Indonesia/Liga 1.
Berikut perjalanan gelar tersebut secara kronologis.
1937: Gelar Pertama Persib
Persib mencatat sejarah sebagai juara pada 1937, sekaligus menjadi gelar pertama klub di kompetisi nasional pada era Perserikatan. Sebelumnya, klub yang saat itu masih memiliki sejarah sebagai BIVB Bandung beberapa kali harus puas menjadi runner-up.
Kesuksesan 1937 menjadi fondasi penting bagi identitas Persib sebagai salah satu kekuatan sepak bola Indonesia. Gelar tersebut juga menjadi titik awal dari perjalanan panjang klub sebelum kembali mengangkat trofi lebih dari dua dekade kemudian.
1961: Kembali ke Puncak
Setelah melewati periode panjang tanpa gelar, Persib kembali menjadi juara pada 1961. Dalam partai penentuan, Persib mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut memperlihatkan bahwa Persib kembali mampu bersaing di level tertinggi setelah lama berada di luar posisi juara. Gelar 1961 kemudian menjadi bagian dari lima trofi Perserikatan yang dihitung dalam sejarah kejuaraan kasta tertinggi klub.
1986: Persib Bangkit sebagai Juara
Persib kembali meraih gelar Perserikatan pada 1986. Di partai final, Maung Bandung berhasil mengalahkan Perseman Manokwari.
Musim tersebut juga menjadi salah satu periode bersejarah karena Persib meraih keberhasilan di turnamen internasional Pesta Sukan atau Sultan Hassanal Bolkiah Cup di Brunei Darussalam. Karena karakter kompetisinya berbeda, gelar tersebut sebaiknya dipisahkan dari perhitungan gelar juara liga nasional.
1989/1990: Gelar Perserikatan Keempat
Pada musim 1989/1990, Persib kembali menguasai kompetisi Perserikatan. Maung Bandung menundukkan PSM Makassar 2-0 di pertandingan final.
Gelar tersebut semakin memperkuat posisi Persib sebagai salah satu klub dominan menjelang perubahan besar dalam struktur kompetisi sepak bola Indonesia. Setelah itu, Persib masih memiliki satu gelar Perserikatan lagi sebelum era tersebut berakhir.
1993/1994: Penutup Era Perserikatan
Persib mengakhiri era Perserikatan dengan gelar juara pada 1993/1994. Trofi tersebut sekaligus menjadi gelar kelima Persib di kompetisi kasta tertinggi dalam format Perserikatan.
Setelah musim tersebut, sepak bola nasional memasuki fase baru dengan penggabungan Perserikatan dan Galatama ke dalam Liga Indonesia. Persib kemudian langsung melanjutkan kesuksesannya di kompetisi baru tersebut.
Total Piala Persib di Era Liga Indonesia dan Liga 1
Perubahan format kompetisi tidak menghentikan tradisi juara Persib. Dalam kompetisi profesional yang menjadi cikal bakal Liga 1 saat ini, Persib telah mengoleksi empat gelar kasta tertinggi, yakni 1994/1995, 2014, 2023/2024, dan 2024/2025.
1994/1995: Juara Pertama Liga Indonesia
Musim 1994/1995 menjadi tonggak penting karena Persib menjadi juara pada musim perdana Liga Indonesia setelah perubahan format kompetisi. Gelar ini membuat Persib mampu mempertahankan status sebagai penguasa sepak bola nasional dari era Perserikatan ke era Liga Indonesia.
Keberhasilan tersebut juga menciptakan catatan unik dalam sejarah klub. Persib menjadi juara Perserikatan pada 1993/1994 dan kemudian kembali menjadi kampiun pada 1994/1995, sehingga mampu meraih gelar pada dua musim berturut-turut dalam dua format kompetisi berbeda.
2014: Mengakhiri Penantian Panjang
Setelah menunggu hampir dua dekade, Persib kembali meraih gelar liga pada 2014. Dalam final Indonesia Super League, Persib menghadapi Persipura Jayapura dan akhirnya menang melalui drama adu penalti di Stadion Jakabaring, Palembang.
Gelar ini memiliki arti besar bagi Bobotoh karena mengakhiri penantian panjang sejak kesuksesan 1994/1995. Trofi tersebut juga menjadi salah satu pencapaian penting generasi Persib yang kemudian menjadi bagian dari sejarah modern klub.
2023/2024: Persib Kembali Juara
Persib harus menunggu 10 tahun untuk kembali menjadi juara. Pada Liga 1 2023/2024, Maung Bandung memastikan gelar setelah menaklukkan Madura United dengan agregat 6-1 di final Championship Series.
Persib menang 3-0 pada leg pertama dan kembali menang 3-1 pada leg kedua di Stadion Gelora Bangkalan. David da Silva, Marc Klok, dan Beckham Putra mencetak gol pada pertandingan kedua yang memastikan Persib mengangkat trofi Liga 1.
Kesuksesan tersebut membuat jumlah gelar kasta tertinggi Persib menjadi delapan pada saat itu. Lima berasal dari era Perserikatan, sedangkan tiga lainnya berasal dari era Liga Indonesia hingga Liga 1.
2024/2025: Back-to-Back dan Gelar Kesembilan
Gelar berikutnya datang hanya setahun kemudian. Persib memastikan juara BRI Liga 1 2024/2025 pada pekan ke-31 setelah hasil imbang 3-3 antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri membuat pesaing tidak lagi mampu mengejar perolehan poin Maung Bandung.
Saat gelar dipastikan, Persib telah mengumpulkan 64 poin dengan tiga pertandingan tersisa. Pada akhir musim, berdasarkan klasemen resmi operator kompetisi, Persib menutup kompetisi dengan 69 poin dari 34 pertandingan, hasil 19 kemenangan, 12 imbang, dan tiga kekalahan.
Keberhasilan tersebut menjadikan Persib klub kedua dalam sejarah Liga 1 yang mampu mempertahankan gelar secara beruntun. Prestasi itu juga mengulang memori 30 tahun sebelumnya ketika Persib menjadi juara Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia 1994/1995.
Dengan tambahan trofi 2024/2025, total piala Persib untuk gelar kasta tertinggi Indonesia kini mencapai sembilan. Rinciannya adalah lima gelar Perserikatan dan empat gelar Liga Indonesia/Liga 1.
Total Piala Persib dan Gelar di Luar Kompetisi Liga
Perhitungan total piala Persib perlu melihat kategori kompetisi agar tidak mencampur gelar liga dengan turnamen piala atau turnamen internasional. Persib memiliki sejumlah prestasi di luar kompetisi kasta tertinggi, salah satunya adalah Piala Presiden 2015.
Pada final Piala Presiden 2015, Persib mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Keberhasilan tersebut menjadikan Piala Presiden sebagai salah satu trofi utama yang pernah dimenangi Persib di luar kompetisi liga.
Persib juga tercatat sebagai juara Pesta Sukan atau Sultan Hassanal Bolkiah Cup di Brunei pada 1986. Karena turnamen tersebut bukan kompetisi kasta tertinggi nasional, gelarnya tidak termasuk dalam angka sembilan gelar liga, tetapi tetap menjadi bagian dari catatan prestasi klub.
Di tingkat turnamen domestik lainnya, Persib juga pernah memiliki berbagai pencapaian seperti Piala Siliwangi. Namun, ketika pembaca mencari jumlah gelar utama Persib, angka yang paling konsisten digunakan dalam konteks sejarah kompetisi kasta tertinggi adalah sembilan gelar liga.
Berapa Total Piala Persib Bandung Saat Ini?
Jawaban mengenai total piala Persib Bandung bergantung pada definisi “piala” yang digunakan. Jika pertanyaannya adalah jumlah gelar juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persib memiliki sembilan gelar hingga 2026.
Rinciannya adalah lima gelar Perserikatan pada 1937, 1961, 1986, 1989/1990, dan 1993/1994. Kemudian empat gelar pada era Liga Indonesia/Liga 1, yakni 1994/1995, 2014, 2023/2024, dan 2024/2025.
Jika seluruh kompetisi utama di luar liga ikut dimasukkan, Piala Presiden 2015 dan Pesta Sukan 1986 juga menjadi bagian dari daftar trofi senior Persib. Namun, kedua turnamen tersebut tidak sebaiknya dijumlahkan begitu saja dengan sembilan gelar liga ketika membahas jumlah gelar juara kasta tertinggi, karena format dan status kompetisinya berbeda.
Perbedaan cara menghitung inilah yang sering menyebabkan munculnya angka berbeda dalam artikel atau diskusi mengenai koleksi trofi Persib. Operator Liga Indonesia Baru sendiri menyebut Persib sebagai juara BRI Liga 1 2024/2025 dan mencatat gelar profesional mereka pada 1994/1995, 2014, 2023/2024, serta 2024/2025.
Empat Gelar Profesional Persib yang Terbaru
Dalam konteks sepak bola profesional, perjalanan Persib dapat diringkas menjadi empat gelar utama. Gelar pertama datang pada 1994/1995, disusul 2014, kemudian 2023/2024 dan 2024/2025.
Catatan ini membuat Persib menjadi tim dengan empat gelar liga pada era profesional yang saat ini berkompetisi di kasta tertinggi. Liga Indonesia Baru mencatat bahwa Persipura juga memiliki empat gelar liga, tetapi pada saat itu Persipura bermain di Liga 2 sehingga Persib menjadi klub dengan koleksi gelar liga terbanyak di antara peserta kasta tertinggi.
Dua gelar terakhir juga menunjukkan perubahan konsistensi Persib. Setelah menunggu satu dekade untuk menjadi juara pada 2023/2024, Maung Bandung tidak membutuhkan waktu panjang untuk mempertahankan gelarnya pada musim berikutnya.
Keberhasilan back-to-back tersebut menjadi salah satu pencapaian paling menonjol dalam sejarah modern Persib. Klub juga berhasil mengamankan gelar 2024/2025 jauh sebelum kompetisi berakhir, tepatnya pada pekan ke-31.
Perjalanan Persib dari Perserikatan hingga Liga 1
Sejarah gelar Persib tidak dapat dipisahkan dari perubahan sistem kompetisi sepak bola Indonesia. Lima gelar Perserikatan menjadi bagian dari sejarah awal klub, sedangkan empat gelar berikutnya menunjukkan kemampuan Persib beradaptasi dengan era sepak bola profesional.
Era Perserikatan memberikan identitas historis yang kuat bagi Persib. Lima gelar yang diraih pada 1937, 1961, 1986, 1989/1990, dan 1993/1994 menjadi fondasi reputasi klub sebelum memasuki kompetisi Liga Indonesia.
Sementara itu, empat gelar profesional memperlihatkan perjalanan yang lebih panjang. Persib sempat mengalami masa tanpa gelar liga setelah 1994/1995, sebelum kembali mengangkat trofi pada 2014 dan kemudian meraih dua gelar beruntun pada 2023/2024 serta 2024/2025.
Kombinasi antara sejarah Perserikatan dan era profesional membuat Persib memiliki posisi unik dalam sepak bola nasional. Klub tidak hanya memiliki tradisi panjang, tetapi juga mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan format, regulasi, dan struktur kompetisi.
Baca Juga: Daftar Pemain Baru Persib Bandung 2026/2027, Ada Siapa Saja?
Persib dan Persaingan Gelar Juara di Indonesia
Tambahan gelar 2024/2025 memperkuat posisi Persib di jajaran klub paling sukses Indonesia. Dalam catatan yang membandingkan gelar kasta tertinggi, Persib menjadi salah satu klub dengan koleksi juara terbanyak, bersaing dengan klub-klub bersejarah seperti Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Yang membuat pencapaian Persib semakin menarik adalah kesinambungan gelarnya. Setelah meraih juara pada 2023/2024 melalui Championship Series, Persib mampu menjadi juara lagi pada musim berikutnya dalam format kompetisi penuh.
Bagi Bobotoh, dua gelar tersebut juga menjadi penanda kebangkitan Persib di era modern. Klub yang sebelumnya harus menunggu 10 tahun untuk kembali juara kini berhasil mempertahankan status sebagai kampiun selama dua musim berturut-turut.
Kesimpulan
Jadi, total piala Persib Bandung untuk gelar kasta tertinggi Indonesia hingga Agustus 2026 adalah sembilan, terdiri dari lima gelar Perserikatan dan empat gelar Liga Indonesia/Liga 1. Gelar tersebut diraih pada 1937, 1961, 1986, 1989/1990, 1993/1994, 1994/1995, 2014, 2023/2024, dan 2024/2025.
Di luar gelar liga, Persib juga memiliki trofi Piala Presiden 2015 serta sejumlah prestasi turnamen lainnya. Karena status dan format setiap kompetisi berbeda, pembaca sebaiknya melihat kategori turnamen ketika membandingkan jumlah keseluruhan trofi klub.
Gelar 2024/2025 menjadi bab terbaru dalam sejarah tersebut sekaligus menegaskan bahwa Persib bukan hanya memiliki warisan panjang, tetapi juga tetap kompetitif pada era sepak bola modern. Jika Anda mengikuti perjalanan Maung Bandung, menarik untuk melihat apakah koleksi trofi Persib akan kembali bertambah pada musim-musim berikutnya.












