Kabarpersib.com – Profil Stjepan Loncar menjadi salah satu topik yang menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia setelah gelandang asal Bosnia dan Herzegovina tersebut resmi melanjutkan karier bersama Persija Jakarta. Pemain kelahiran Mostar, 10 November 1996 itu direkrut Macan Kemayoran pada Juli 2026 dari klub Kroasia, NK Istra 1961, dengan kontrak berdurasi dua musim.
Kehadiran Loncar membawa pengalaman panjang dari berbagai kompetisi Eropa ke sepak bola Indonesia. Sebelum tiba di Jakarta, ia telah membela klub di Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Hungaria, Belgia, Kazakhstan, hingga Polandia, serta pernah tampil bersama tim nasional senior Bosnia dan Herzegovina.
Lantas, siapa sebenarnya Stjepan Loncar dan bagaimana perjalanan kariernya hingga akhirnya bergabung dengan Persija? Berikut biodata lengkap, perjalanan profesional, prestasi, serta rekam jejak sang gelandang.
Baca Juga: Profil Nadeo Argawinata: Karier dan Perjalanan Sang Kiper
Profil Stjepan Loncar dan Biodata Lengkap
Dalam profil Stjepan Loncar, nama lengkapnya adalah Stjepan Lončar. Ia merupakan pesepak bola profesional berkebangsaan Bosnia dan Herzegovina yang dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan bermain di beberapa area lini tengah.
Loncar lahir di Mostar, Bosnia dan Herzegovina, pada 10 November 1996. Pada 2 September 2026, usianya telah menginjak 29 tahun dan ia berada pada fase matang dalam perjalanan sebagai pesepak bola profesional.
Berikut biodata singkat Stjepan Loncar:
- Nama lengkap: Stjepan Lončar
- Tempat lahir: Mostar, Bosnia dan Herzegovina
- Tanggal lahir: 10 November 1996
- Usia: 29 tahun
- Kewarganegaraan: Bosnia dan Herzegovina
- Tinggi badan: 187 sentimeter
- Posisi utama: Gelandang
- Posisi lain: Gelandang bertahan dan gelandang tengah
- Klub saat ini: Persija Jakarta
- Tim nasional: Bosnia dan Herzegovina
- Jumlah penampilan timnas senior: 11
Sebelum bergabung dengan Persija, Loncar membangun reputasinya melalui perjalanan panjang di sejumlah negara Eropa. Ia juga tercatat memiliki pengalaman internasional bersama Bosnia dan Herzegovina di level senior.
Profil Stjepan Loncar: Perjalanan dari Mostar ke Sepak Bola Profesional
Perjalanan dalam profil Stjepan Loncar tidak terjadi secara instan. Ia meniti karier sejak usia muda dan mengembangkan kemampuannya sebelum mendapatkan kesempatan bermain secara profesional.
Loncar memiliki latar belakang pembinaan sepak bola di kawasan Bosnia dan Herzegovina serta Kroasia. Pengalaman awal tersebut menjadi fondasi penting sebelum ia mulai menarik perhatian klub-klub yang bermain di kompetisi level lebih tinggi.
Karier profesionalnya kemudian berkembang melalui sejumlah perpindahan klub. Setiap fase memberikan tantangan yang berbeda, mulai dari persaingan di liga domestik hingga pengalaman menghadapi atmosfer kompetisi antarklub Eropa.
Awal Karier Bersama NK Neretvanac dan Široki Brijeg
Berdasarkan catatan perjalanan karier yang dirangkum kompetisi sepak bola Indonesia, Loncar sempat memulai langkah profesionalnya bersama NK Neretvanac di Kroasia pada periode 2015–2016. Setelah itu, ia kembali ke Bosnia dan Herzegovina untuk memperkuat Široki Brijeg pada 2016–2018.
Di Široki Brijeg, kemampuan Loncar sebagai pemain tengah semakin berkembang. Performa yang ditunjukkannya membuka peluang untuk melangkah ke kompetisi yang lebih kompetitif di kawasan Eropa.
Masa bermain di klub tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier Stjepan Loncar. Dari sana, ia mulai mendapatkan panggung yang lebih luas dan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.
Karier Stjepan Loncar Bersama HNK Rijeka
Langkah besar berikutnya datang ketika Loncar bergabung dengan HNK Rijeka pada 2018. Klub asal Kroasia tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perkembangan karier sang gelandang.
Loncar menghabiskan sekitar tiga musim bersama Rijeka, yakni pada periode 2018 hingga 2021. Bermain di kompetisi Kroasia membuatnya mendapatkan pengalaman menghadapi persaingan yang lebih tinggi secara konsisten.
Di Rijeka, ia tidak hanya berkembang sebagai pemain tengah, tetapi juga mulai mengumpulkan pengalaman di kompetisi Eropa. Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika kariernya berlanjut ke liga lain.
Bagi seorang pemain yang berasal dari Bosnia dan Herzegovina, kesempatan membela Rijeka juga memperluas eksposurnya di kawasan Balkan dan sepak bola Eropa. Performa tersebut kemudian membawanya menuju petualangan baru di Hungaria.
Rekam Jejak Karier Stjepan Loncar di Ferencváros
Pada 2021, Loncar melanjutkan perjalanan ke Hungaria dengan bergabung bersama Ferencváros. Klub tersebut merupakan salah satu nama besar dalam sepak bola Hungaria dan memiliki tradisi tampil di kompetisi Eropa.
Masa bermain di Ferencváros menjadi bagian penting dalam rekam jejak karier Stjepan Loncar. Bersama klub tersebut, ia merasakan atmosfer persaingan domestik Hungaria sekaligus panggung sepak bola Eropa.
Loncar juga tercatat memiliki pengalaman tampil di ajang UEFA Champions League, UEFA Europa League, dan UEFA Europa Conference League. Pengalaman menghadapi pertandingan dengan level kompetitif tinggi menjadi salah satu nilai tambah yang dibawanya ketika kemudian bergabung dengan Persija.
Selama membela Ferencváros, ia turut meraih gelar di kompetisi domestik Hungaria. Catatan tersebut memperkuat statusnya sebagai pemain yang tidak hanya memiliki pengalaman lintas negara, tetapi juga pernah merasakan persaingan untuk memperebutkan trofi.
Dipinjamkan ke KV Kortrijk
Perjalanan Loncar di Eropa berlanjut melalui masa peminjaman ke KV Kortrijk di Belgia pada 2022–2023. Pengalaman tersebut membawanya ke lingkungan sepak bola yang berbeda.
Kompetisi Belgia dikenal memiliki karakter permainan yang kompetitif dengan banyak pemain muda dan talenta internasional. Masa peminjaman itu memberikan Loncar kesempatan menambah pengalaman di salah satu liga Eropa Barat.
Perpindahan tersebut juga menunjukkan fleksibilitas kariernya. Sebagai gelandang, ia harus beradaptasi dengan filosofi permainan, pelatih, dan lingkungan kompetisi yang berbeda.
Petualangan Bersama FC Astana
Setelah menjalani periode di Belgia, Loncar kembali melanjutkan perjalanan sebagai pemain pinjaman. Pada 2023, ia memperkuat FC Astana di Kazakhstan.
Perjalanan ke Kazakhstan semakin memperpanjang daftar negara yang pernah menjadi tempat Loncar berkarier. Pengalaman lintas kompetisi ini membentuknya sebagai pemain dengan kemampuan adaptasi yang luas.
Tidak banyak pemain yang memiliki kesempatan bermain di berbagai kawasan Eropa dengan karakter sepak bola yang berbeda. Karena itu, perjalanan tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam profil Stjepan Loncar.
Melanjutkan Karier di Lech Poznań
Setelah fase bersama Ferencváros dan sejumlah masa peminjaman, Loncar melanjutkan karier ke Polandia dengan memperkuat Lech Poznań. Periode tersebut berlangsung pada 2024–2025.
Bermain di Polandia kembali memberinya tantangan baru. Liga Polandia memiliki persaingan yang berbeda dibandingkan kompetisi di Kroasia, Hungaria, atau Belgia.
Meskipun periode tersebut tidak berlangsung selama fase kariernya di beberapa klub sebelumnya, pengalaman di Lech Poznań tetap menjadi bagian dari perjalanan internasional yang membentuk rekam jejak sang pemain.
Setelah itu, Loncar kembali ke Kroasia untuk memasuki fase berikutnya bersama NK Istra 1961.
Profil Stjepan Loncar di NK Istra 1961
Sebelum datang ke Indonesia, Loncar memperkuat NK Istra 1961. Ia bergabung dengan klub Kroasia tersebut pada 2025 dan kemudian menjadi salah satu pemain penting di lini tengah.
Musim 2025/2026 menjadi periode yang cukup produktif bagi Loncar. Ia mencatatkan 33 penampilan di Liga Kroasia dengan kontribusi tiga gol dan enam assist menurut laporan yang dirilis setelah transfernya ke Persija.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada tugas defensif. Loncar juga mampu memberikan kontribusi dalam membangun serangan dan menciptakan peluang bagi rekan setim.
Data federasi sepak bola Kroasia juga mencatatnya tampil dalam 33 pertandingan liga pada musim tersebut. Konsistensi menit bermain memperlihatkan bahwa ia merupakan salah satu pemain yang banyak diandalkan.
Performa bersama Istra menjadi salah satu alasan mengapa namanya kemudian masuk dalam radar klub Indonesia. Persija akhirnya mendatangkannya untuk memperkuat skuad menghadapi musim 2026/2027.
Stjepan Loncar Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta
Babak baru dalam profil Stjepan Loncar dimulai pada Juli 2026. Persija Jakarta secara resmi mendatangkan gelandang asal Bosnia dan Herzegovina tersebut dari NK Istra 1961 melalui skema transfer.
Loncar diikat dengan kontrak selama dua musim. Berdasarkan pengumuman dan laporan yang tersedia, masa kontraknya bersama Persija berlangsung hingga akhir musim 2027/2028.
Kedatangannya menjadi perhatian karena Persija mendapatkan pemain dengan pengalaman panjang di berbagai kompetisi Eropa. Selain itu, Loncar juga pernah membela tim nasional senior Bosnia dan Herzegovina.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyebut pengalaman sang pemain di kompetisi Eropa dan level internasional sebagai modal berharga bagi tim. Persija berharap Loncar dapat menambah kualitas serta memperkaya pilihan di lini tengah.
Alasan Persija Mendatangkan Stjepan Loncar
Kebutuhan terhadap pemain berpengalaman menjadi salah satu faktor penting dalam perekrutan Loncar. Persija membutuhkan kedalaman skuad yang mampu bersaing dalam kompetisi domestik.
Dengan pengalaman bermain di enam negara, Loncar membawa perspektif dan pengalaman yang berbeda ke dalam tim. Kemampuannya bermain di area tengah juga memberikan fleksibilitas bagi pelatih dalam menyusun strategi.
Ia memiliki pengalaman menghadapi berbagai tipe permainan. Faktor adaptasi tersebut menjadi penting ketika seorang pemain asing memulai karier di kompetisi yang benar-benar baru.
Loncar sendiri menyambut positif kesempatan bermain di Indonesia. Ia menyatakan kebahagiaannya bergabung dengan Persija dan membawa ambisi untuk membantu klub meraih prestasi.
Gaya Bermain dan Posisi Stjepan Loncar
Stjepan Loncar dikenal sebagai pemain tengah yang dapat menjalankan beberapa peran. Data profil pemain mencatat posisi utamanya sebagai gelandang bertahan, dengan kemampuan bermain pula sebagai gelandang tengah.
Dengan tinggi badan 187 sentimeter, ia memiliki postur yang mendukung dalam duel di lini tengah. Postur tersebut dapat menjadi keuntungan ketika menghadapi perebutan bola atau situasi bola mati.
Namun, catatan statistiknya menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya berada di area pertahanan. Torehan gol dan assist selama musim 2025/2026 bersama Istra memperlihatkan kemampuannya untuk terlibat dalam fase menyerang.
Bagi Persija, karakter seperti ini dapat memberikan beberapa pilihan. Loncar dapat membantu menjaga keseimbangan lini tengah sekaligus ikut mendistribusikan bola dan mendukung serangan.
Pengalaman bermain di berbagai liga juga berpotensi membuatnya lebih cepat membaca situasi pertandingan. Meski demikian, adaptasi terhadap ritme sepak bola Indonesia tetap menjadi tantangan yang harus dilalui.
Perjalanan Stjepan Loncar Bersama Timnas Bosnia dan Herzegovina
Selain perjalanan di level klub, profil Stjepan Loncar juga tidak bisa dilepaskan dari kiprahnya bersama tim nasional Bosnia dan Herzegovina.
Loncar pernah membela negaranya di kelompok usia muda sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di tim nasional senior. Ia menjalani debut senior pada 2018.
Hingga catatan yang dirujuk dalam pengumuman transfernya ke Persija, Loncar telah mengoleksi 11 penampilan bersama tim nasional senior Bosnia dan Herzegovina. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam karier profesionalnya.
Membela tim nasional merupakan bukti bahwa seorang pemain pernah berada dalam persaingan di level tertinggi negaranya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah ketika Loncar bermain di kompetisi Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Denis Kolinger: Profil dan Perjalanan Karier Sang Pesepak Bola
Prestasi Stjepan Loncar Selama Berkarier
Selama menjalani perjalanan di sejumlah klub Eropa, Loncar juga berhasil mengumpulkan pengalaman dalam persaingan memperebutkan gelar.
Salah satu periode penting datang ketika ia membela Ferencváros. Bersama klub tersebut, ia menjadi bagian dari tim yang meraih gelar Liga Hungaria atau Nemzeti Bajnokság I.
Selain prestasi domestik, pengalaman tampil di kompetisi UEFA juga menjadi pencapaian tersendiri. Tidak semua pemain memiliki kesempatan merasakan atmosfer Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Europa Conference League.
Rekam jejak tersebut membuat biodata pemain Persija asal Bosnia ini menarik untuk diperhatikan. Loncar datang ke Indonesia dengan latar belakang yang cukup panjang dan beragam.
Tantangan Stjepan Loncar di Super League Indonesia
Datang dari Eropa ke Indonesia tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Adaptasi menjadi faktor utama yang akan menentukan seberapa cepat Loncar dapat memberikan kontribusi.
Perbedaan cuaca, gaya permainan, intensitas pertandingan, dan lingkungan sepak bola merupakan sejumlah hal yang harus dihadapi pemain asing. Namun, pengalaman bermain di banyak negara dapat menjadi modal penting dalam proses tersebut.
Persija mendatangkan Loncar dengan ekspektasi besar terhadap kemampuannya mengatur permainan dari lini tengah. Pengalaman internasionalnya diharapkan dapat memberikan ketenangan dalam pertandingan penting.
Tantangan lainnya adalah memenuhi target kompetitif Macan Kemayoran. Loncar sendiri telah menyampaikan ambisinya untuk membantu Persija meraih gelar juara Liga Indonesia.
Apa yang Bisa Diharapkan Persija dari Stjepan Loncar?
Pengalaman merupakan salah satu nilai utama yang dibawa Loncar. Ia telah bermain di berbagai lingkungan sepak bola dan menghadapi banyak karakter kompetisi.
Kehadirannya berpotensi menambah kualitas dalam distribusi bola dan organisasi lini tengah. Persija juga mendapatkan pemain yang sudah terbiasa dengan tuntutan pertandingan di level internasional.
Selain kemampuan teknis, aspek kepemimpinan dan pengalaman dapat menjadi faktor penting. Pemain yang telah melalui perjalanan panjang biasanya memiliki pemahaman lebih luas mengenai dinamika pertandingan.
Namun, kontribusi sebenarnya tentu akan terlihat dari performanya bersama tim. Keberhasilan Loncar di Indonesia akan bergantung pada proses adaptasi, kondisi fisik, strategi pelatih, serta kerja sama dengan rekan-rekan setimnya.
Rekam Jejak Stjepan Loncar dari Eropa hingga Indonesia
Jika dirangkum, perjalanan karier Loncar memperlihatkan jalur yang cukup panjang dan beragam. Ia memulai perkembangan sebagai pesepak bola di kawasan Balkan sebelum menembus kompetisi di berbagai negara.
Setelah bermain bersama Široki Brijeg, kariernya berkembang di Rijeka. Langkah berikutnya membawanya ke Ferencváros, kemudian menjalani pengalaman di Belgia bersama KV Kortrijk dan di Kazakhstan bersama FC Astana.
Petualangannya berlanjut ke Polandia bersama Lech Poznań sebelum kembali ke Kroasia untuk membela NK Istra 1961. Kini, Indonesia menjadi negara berikutnya dalam perjalanan profesionalnya setelah resmi bergabung dengan Persija Jakarta.
Rekam jejak tersebut menjadikan perjalanan Loncar berbeda dari banyak pemain asing yang datang langsung dari satu kompetisi. Ia membawa pengalaman dari berbagai kultur sepak bola yang dapat menjadi modal penting di Jakarta.
Kesimpulan
Profil Stjepan Loncar menggambarkan perjalanan seorang gelandang Bosnia dan Herzegovina yang membangun karier melalui berbagai kompetisi Eropa sebelum memasuki babak baru di Indonesia. Lahir di Mostar pada 10 November 1996, Loncar kini berusia 29 tahun dan membawa pengalaman bermain di sejumlah negara.
Perjalanan kariernya mencakup Široki Brijeg, HNK Rijeka, Ferencváros, KV Kortrijk, FC Astana, Lech Poznań, hingga NK Istra 1961. Ia juga pernah tampil di kompetisi antarklub UEFA dan mengoleksi 11 penampilan bersama tim nasional senior Bosnia dan Herzegovina.
Bergabungnya Loncar dengan Persija Jakarta pada 2026 membuka tantangan baru dalam kariernya. Dengan kontrak dua musim dan ambisi membantu Macan Kemayoran meraih gelar, kiprah gelandang Bosnia tersebut menjadi salah satu cerita yang patut diikuti sepanjang kompetisi.
Bagi penggemar Persija dan sepak bola Indonesia, perjalanan Stjepan Loncar tentu menarik untuk terus dipantau. Apakah pengalaman panjangnya di Eropa mampu memberikan dampak langsung dan membawa Persija menuju prestasi? Perjalanannya di Indonesia akan memberikan jawabannya.












