Kabarpersib.com – João Cancelo kembali menjadi sorotan setelah resmi mempermanenkan kepindahannya ke FC Barcelona pada Agustus 2026. Dalam profil Joao Cancelo, pemain asal Portugal ini tercatat telah memperkuat sejumlah klub elite Eropa, mulai dari Benfica, Valencia, Inter Milan, Juventus, Manchester City, Bayern Munich hingga Barcelona, sebelum sempat bermain untuk Al Hilal di Arab Saudi. Lahir di Barreiro pada 27 Mei 1994, Cancelo dikenal sebagai bek sayap modern yang mampu bermain di kedua sisi lapangan sekaligus berkontribusi besar dalam fase menyerang.
Kepindahan permanen ke Barcelona menjadi babak terbaru dalam perjalanan kariernya. Setelah dua periode sebelumnya datang sebagai pemain pinjaman, Cancelo kini menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029 dan kembali menjadi bagian dari skuad yang ditangani Hansi Flick. Langkah tersebut sekaligus mempertegas posisi Barcelona sebagai salah satu klub terpenting dalam perjalanan panjang karier bek kanan Portugal tersebut.
Baca Juga: Mengenal Dominik Livaković: Profil, Karier, dan Perjalanan Sang Kiper Kroasia
Profil Joao Cancelo dan Biodata Lengkap
Dalam membahas profil Joao Cancelo lengkap, identitas dasar sang pemain menjadi titik awal untuk memahami perjalanan kariernya. João Pedro Cavaco Cancelo lahir di Barreiro, Portugal, pada 27 Mei 1994. Ia memiliki tinggi 182 sentimeter dan berposisi utama sebagai full-back atau bek sayap.
Cancelo tumbuh melalui sistem pembinaan sepak bola Portugal. Ia sempat bermain di klub lokal Barreirense sebelum bergabung dengan akademi Benfica pada usia muda. Di lingkungan akademi tersebut, Cancelo berkembang sebagai pemain dengan karakter menyerang yang kuat, kemampuan membawa bola, serta fleksibilitas untuk bergerak di sepanjang sisi kanan lapangan.
Perjalanan dari akademi menuju sepak bola profesional berlangsung relatif cepat. Cancelo mulai bermain untuk Benfica B sebelum memperoleh kesempatan tampil bersama tim utama pada musim 2013/14. Setelah itu, kariernya berkembang melalui sejumlah klub besar Eropa dan membawanya menghadapi berbagai sistem permainan, pelatih, serta kompetisi dengan karakter berbeda.
Posisi dan Karakter Permainan
Salah satu aspek paling menarik dari profil Joao Cancelo adalah kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi. Secara tradisional, ia dikenal sebagai bek kanan, tetapi sepanjang kariernya juga mampu bermain sebagai bek kiri dan menempati posisi yang lebih ke dalam ketika tim menguasai bola.
Barcelona bahkan mencatat bahwa Cancelo dapat beradaptasi di kedua posisi full-back. Pada periode terakhirnya di Manchester City, Pep Guardiola juga memanfaatkannya sebagai pemain yang bergerak ke area tengah ketika tim menguasai bola. Pola tersebut membuat Cancelo tidak sekadar berfungsi sebagai pemain bertahan, melainkan menjadi bagian dari konstruksi serangan.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Cancelo tetap menarik bagi klub-klub papan atas meskipun perjalanan kariernya sempat mengalami sejumlah perubahan. Ia dapat memberikan opsi taktis tambahan, terutama ketika sebuah tim membutuhkan bek sayap yang mampu membantu progresi bola dari lini belakang.
Karier Joao Cancelo Bersama Benfica
Karier senior Cancelo dimulai di Benfica. Setelah berkembang di akademi klub, ia mendapatkan debut tim utama pada musim 2013/14. Meskipun kesempatan tampil pada awal kariernya masih terbatas, potensinya sudah cukup terlihat sehingga menarik perhatian klub Spanyol, Valencia.
Benfica menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier Joao Cancelo di Eropa. Bersama klub Portugal tersebut, ia turut menjadi bagian dari tim yang memenangkan Primeira Liga dan Taça da Liga pada musim 2013/14. Catatan prestasi tersebut menjadi trofi senior pertama dalam perjalanan kariernya.
Setelah hanya satu musim bersama tim senior Benfica, Cancelo menjalani masa peminjaman ke Valencia. Keputusan tersebut menjadi titik balik karena sepak bola Spanyol memberinya kesempatan bermain secara lebih reguler dan menghadapi tuntutan taktik La Liga.
Valencia dan Awal Mula Kiprah di La Liga
Valencia menjadi klub yang membantu Cancelo membangun reputasi di level Eropa. Ia pertama kali bergabung dengan klub tersebut sebagai pemain pinjaman dan kemudian statusnya dipermanenkan. Dalam tiga tahun di Valencia, Cancelo mencatat 91 penampilan di seluruh kompetisi menurut catatan Inter Milan saat memperkenalkannya pada 2017.
Di Valencia, Cancelo memperlihatkan kualitas yang kemudian menjadi ciri khasnya. Ia bukan hanya berfungsi sebagai bek kanan, tetapi juga mampu bergerak lebih tinggi dan memberikan ancaman di sepertiga akhir lapangan.
Performa tersebut membuatnya semakin dikenal di kalangan klub besar Eropa. Pada musim 2017/18, ia kemudian pindah ke Inter Milan dengan status pinjaman, membuka lembaran baru di Serie A.
Inter Milan dan Juventus
Satu Musim Bersama Inter Milan
Inter Milan menjadi pengalaman pertama Cancelo di sepak bola Italia. Ia bergabung pada Agustus 2017 dengan status pinjaman hingga Juni 2018, disertai opsi untuk mempermanenkan transfer. Di Inter, ia tampil dalam 26 pertandingan Serie A dan mencetak satu gol.
Pengalaman tersebut penting karena Serie A memiliki tuntutan taktik yang berbeda dari La Liga. Cancelo mendapatkan pengalaman menghadapi permainan yang lebih menekankan struktur defensif, pengambilan posisi, serta disiplin taktik.
Meski hanya satu musim, performanya cukup untuk menarik perhatian Juventus. Pada Juni 2018, Juventus menyelesaikan transfer permanen Cancelo dari Valencia dengan nilai 40,4 juta euro dan memberinya kontrak lima tahun.
Juventus dan Gelar Serie A
Di Juventus, Cancelo memasuki level persaingan yang lebih tinggi. Klub Turin tersebut pada saat itu menjadi salah satu kekuatan dominan Italia dan memiliki target besar di kompetisi domestik maupun Eropa.
Musim 2018/19 menjadi periode penting karena Cancelo memenangkan Serie A bersama Juventus. Ia juga mengangkat trofi Supercoppa Italiana pada periode yang sama, menambah koleksi gelar dalam profil Joao Cancelo sebagai salah satu bek sayap Portugal paling menonjol di generasinya.
Juventus juga menjadi tempat Cancelo semakin matang secara taktik. Ia mendapatkan pengalaman bermain dalam sistem yang menuntut keseimbangan antara agresivitas menyerang dan tanggung jawab bertahan.
Namun, masa di Turin berlangsung hanya satu musim. Pada 2019, Cancelo kemudian mengambil langkah besar berikutnya dengan bergabung bersama Manchester City.
Manchester City dan Transformasi di Bawah Pep Guardiola
Manchester City menjadi salah satu periode paling berpengaruh dalam karier Joao Cancelo di Eropa. Ia bergabung dengan klub Inggris tersebut pada 2019 dan kemudian berkembang menjadi salah satu bek sayap yang menarik perhatian dunia.
Di bawah Pep Guardiola, peran Cancelo mengalami evolusi. Ia tidak selalu bermain dengan pola klasik bek kanan yang bertahan di sisi lapangan. Ketika City menguasai bola, Cancelo kerap bergerak ke area tengah dan berperan seperti gelandang tambahan.
Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana kemampuan teknisnya dapat dimanfaatkan dalam sistem permainan yang sangat menekankan penguasaan bola dan fleksibilitas posisi. Cancelo mampu menerima bola di ruang sempit, membawa bola melewati lini pertama tekanan, serta mengirimkan umpan progresif.
Trofi Besar Bersama Manchester City
Periode Cancelo di Manchester City menghasilkan sejumlah gelar bergengsi. Ia menjadi bagian dari tim yang memenangkan tiga gelar Premier League pada musim 2020/21, 2021/22 dan 2022/23.
Ia juga meraih dua trofi League Cup, satu FA Cup, serta menjadi bagian dari skuad Manchester City yang memenangkan Liga Champions UEFA pada 2022/23. Barcelona juga mencatat koleksi gelar tersebut dalam profil resmi sang pemain.
Menariknya, kemenangan Liga Champions 2023 tetap tercatat sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam karier Cancelo meskipun ia menjalani paruh kedua musim 2022/23 sebagai pemain Bayern Munich dengan status pinjaman. Al Hilal juga menyebut kontribusi Cancelo dalam perjalanan Manchester City menuju gelar Liga Champions sebagai bagian penting dari rekam jejaknya ketika klub Saudi tersebut merekrutnya pada 2024.
Bayern Munich dan Barcelona
Masa Singkat di Bayern Munich
Pada Januari 2023, Cancelo dipinjamkan Manchester City ke Bayern Munich untuk paruh kedua musim 2022/23. Kepindahan tersebut memberikan kesempatan baginya merasakan Bundesliga sekaligus bekerja dalam lingkungan klub elite Jerman.
Bersama Bayern, Cancelo memenangkan Bundesliga pada musim tersebut. Gelar itu melengkapi koleksi liga domestiknya di Portugal, Italia dan Inggris, sebelum kemudian bertambah lagi di Spanyol bersama Barcelona.
Meskipun masa di Jerman relatif singkat, pengalaman tersebut memperlihatkan luasnya perjalanan Cancelo di kompetisi elite Eropa. Dalam waktu beberapa tahun, ia telah bermain di Portugal, Spanyol, Italia, Inggris dan Jerman.
Barcelona Menjadi Rumah yang Berulang
Barcelona menjadi salah satu bagian paling unik dalam profil Joao Cancelo. Ia pertama kali bergabung dengan klub Catalan tersebut pada musim 2023/24 dengan status pinjaman dari Manchester City.
Pada periode pertama, Cancelo bermain di bawah Xavi Hernández dan tidak hanya digunakan sebagai bek kanan. Ia juga sering ditempatkan di sisi kiri, menunjukkan fleksibilitas yang telah menjadi bagian utama dari gaya bermainnya. Barcelona mencatat 42 penampilan, empat gol dan lima assist selama periode pertamanya.
Setelah kembali ke Manchester City, Cancelo kemudian pindah ke Al Hilal pada 2024. Namun, hubungan dengan Barcelona ternyata belum berakhir.
Joao Cancelo di Al Hilal
Pada 27 Agustus 2024, Al Hilal mengumumkan perekrutan Cancelo dari Manchester City. Klub Arab Saudi tersebut memberikan kontrak tiga tahun kepada bek Portugal itu.
Transfer tersebut menandai perubahan besar dalam karier Cancelo. Setelah bertahun-tahun bermain di sejumlah liga top Eropa, ia mengambil tantangan baru di Saudi Pro League.
Selama memperkuat Al Hilal, Cancelo tetap memberikan kontribusi dalam aspek kreativitas. Al Hilal mencatat bahwa sejak bergabung pada 2024 hingga kepindahannya kembali ke Barcelona, Cancelo tampil dalam 45 pertandingan di seluruh kompetisi, mencetak tiga gol dan menghasilkan 14 assist.
Namun, perjalanan di Arab Saudi akhirnya hanya menjadi bagian sementara dari kariernya. Pada Januari 2026, Cancelo kembali ke Barcelona dengan status pinjaman untuk paruh kedua musim 2025/26.
Baca Juga: Profil Pau Cubarsí: Perjalanan Karier dan Potensi Bek Muda Barcelona
Joao Cancelo Barcelona 2026: Kembali dan Permanen
Kembalinya Cancelo ke Barcelona pada Januari 2026 menjadi salah satu perkembangan penting dalam profil Joao Cancelo terbaru. Ia kembali bekerja bersama Hansi Flick dan secara bertahap mendapatkan peran penting dalam skuad.
Pada musim 2025/26, Cancelo mencatat 23 penampilan bersama Barcelona pada periode keduanya, dengan dua gol dan empat assist. Ia juga membantu klub memenangkan La Liga, menambah gelar liga Spanyol ke dalam koleksi prestasinya.
Performa tersebut membuat Barcelona mengambil langkah lebih permanen. Pada 20 Agustus 2026, klub secara resmi mengumumkan bahwa Cancelo bergabung secara permanen dari Al Hilal dan menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029.
Dengan demikian, Cancelo mencatat sejarah unik sebagai pemain yang tiga kali memperkuat Barcelona. Dua periode pertama berlangsung sebagai pemain pinjaman, sedangkan periode ketiga dimulai sebagai pemain permanen.
Keputusan Barcelona mempertahankan Cancelo juga menunjukkan bahwa klub masih melihat nilai taktis dalam pengalamannya. Di bawah Hansi Flick, kemampuan bermain di kedua sisi pertahanan dan kecenderungannya membantu serangan memberikan variasi bagi struktur permainan tim.
Kiprah João Cancelo Bersama Timnas Portugal
Selain perjalanan di level klub, profil Joao Cancelo tidak lengkap tanpa membahas kiprahnya bersama tim nasional Portugal. Ia telah memperkuat berbagai kelompok usia Portugal sebelum melakukan debut senior pada 1 September 2016 dalam pertandingan persahabatan melawan Gibraltar. Pada laga tersebut, ia bahkan mencetak gol.
Cancelo kemudian menjadi bagian dari generasi emas Portugal yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman. Ia termasuk dalam skuad Portugal di berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia dan Piala Eropa.
Barcelona mencatat bahwa Cancelo merupakan bagian dari tim Portugal yang memenangkan UEFA Nations League 2018/19. Ia juga tampil di dua edisi Piala Dunia terakhir dan Piala Eropa sebelum kemudian masuk dalam skuad Portugal untuk Piala Dunia 2026.
Menurut catatan Federasi Sepak Bola Portugal yang tersedia dalam basis data tim nasional, Cancelo tercatat memiliki 66 caps dan 12 gol pada pembaruan yang tersedia. Angka tersebut memperlihatkan kontribusinya yang cukup besar untuk ukuran seorang pemain bertahan.
Pada 2026, namanya kembali masuk dalam skuad Portugal untuk Piala Dunia. Panggilan tersebut menjadi penegasan bahwa meski karier klubnya mengalami beberapa perubahan dalam beberapa tahun terakhir, Cancelo tetap dipandang sebagai bagian penting dari kedalaman tim nasional Portugal.
Gaya Bermain João Cancelo
Salah satu alasan utama nama Cancelo terus relevan adalah gaya bermainnya yang berbeda dari bek sayap konvensional. Ia memiliki kemampuan teknis yang memungkinkan dirinya berperan sebagai penghubung antara lini belakang dan lini tengah.
Ketika berada di sisi kanan, Cancelo dapat melakukan overlap dan mengirim umpan silang. Ketika ditempatkan di sisi kiri, ia mampu masuk ke area tengah menggunakan kaki dominannya untuk membantu membangun serangan.
Kemampuan tersebut juga membuatnya cocok dengan sistem yang mengandalkan bek sayap sebagai bagian dari fase penguasaan bola. Guardiola memaksimalkan karakter tersebut di Manchester City, sedangkan Barcelona kembali memanfaatkannya sebagai pemain serbaguna.
Di sisi lain, gaya bermain ofensif membuat Cancelo dituntut memiliki kesadaran posisi yang tinggi. Ketika ia bergerak jauh ke depan atau masuk ke tengah, struktur pertahanan tim harus mampu menutup ruang yang ditinggalkan.
Justru kompleksitas tersebut yang membuat karier Cancelo menarik untuk diperhatikan. Ia bukan sekadar pemain yang berpindah dari satu klub besar ke klub besar lainnya, tetapi juga seorang bek yang terus mengalami perubahan fungsi sesuai kebutuhan pelatih.
Daftar Gelar João Cancelo
Dalam perjalanan kariernya, Cancelo telah mengoleksi gelar dari berbagai liga top Eropa. Barcelona mencatat sejumlah pencapaiannya sebagai berikut:
- Primeira Liga bersama Benfica pada 2013/14.
- Taça da Liga bersama Benfica pada 2013/14.
- Serie A bersama Juventus pada 2018/19.
- Supercoppa Italiana bersama Juventus pada 2018/19.
- Premier League bersama Manchester City pada 2020/21, 2021/22 dan 2022/23.
- League Cup bersama Manchester City pada 2019/20 dan 2020/21.
- FA Cup bersama Manchester City pada 2022/23.
- Bundesliga bersama Bayern Munich pada 2022/23.
- UEFA Nations League bersama Portugal pada 2018/19.
- La Liga bersama Barcelona pada 2025/26.
Daftar tersebut menggambarkan konsistensi Cancelo dalam meraih trofi meskipun perjalanan klubnya sangat dinamis. Ia telah merasakan gelar liga di Portugal, Italia, Jerman, Inggris dan Spanyol.
Masa Depan Cancelo di Barcelona
Kontrak hingga 2029 memberikan Cancelo kesempatan untuk membangun periode yang lebih stabil bersama Barcelona. Setelah melewati sejumlah klub elite dan dua masa peminjaman di Catalonia, kepindahan permanen menjadi kesempatan untuk menciptakan kesinambungan.
Bagi Barcelona, pengalaman Cancelo juga dapat menjadi aset penting. Ia telah bermain di berbagai sistem sepak bola Eropa, memenangkan banyak gelar dan memiliki pengalaman internasional bersama Portugal.
Pada usia 32 tahun, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi fisik dan performa. Pengalaman serta fleksibilitas posisinya menjadi modal, sementara tuntutan kompetisi di level tertinggi akan tetap membutuhkan kemampuan adaptasi.
Kesimpulan
Perjalanan dalam profil Joao Cancelo memperlihatkan kisah seorang bek modern yang berkembang melalui berbagai liga dan sistem sepak bola. Dari akademi Benfica hingga Valencia, Inter Milan, Juventus, Manchester City, Bayern Munich, Al Hilal dan akhirnya kembali secara permanen ke Barcelona, kariernya dipenuhi pengalaman di klub-klub besar.
Cancelo juga telah mengoleksi gelar liga di lima negara berbeda, memenangkan Nations League bersama Portugal, serta menjadi bagian dari era sukses Manchester City. Kembalinya ke Barcelona dengan kontrak hingga 2029 pada 2026 menjadi babak baru yang menarik untuk diikuti.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan sepak bola Eropa, perjalanan Cancelo masih layak mendapat perhatian. Kiprahnya bersama Barcelona dan tim nasional Portugal akan menjadi bagian penting dari fase berikutnya dalam karier pemain yang dikenal karena fleksibilitas, kemampuan menyerang, dan pengalaman panjang di level elite ini.












