Kabarpersib.com – Statistik Mason Mount menjadi salah satu catatan yang menarik untuk mengikuti perkembangan gelandang Inggris tersebut bersama Manchester United. Hingga 22 September 2026, Mount telah memasuki musim keempatnya di Old Trafford setelah bergabung dari Chelsea pada Juli 2023, dengan perjalanan karier yang mencakup masa pembentukan di akademi Chelsea, periode peminjaman, kesuksesan di level senior, hingga kiprah bersama tim nasional Inggris. Pada musim 2025/26, ia mencatat 23 penampilan Premier League, 12 kali menjadi starter, 1.017 menit bermain, dan tiga gol. Sementara pada awal musim 2026/27, Mount kembali mencatatkan namanya di papan skor saat Manchester United menghadapi Brighton & Hove Albion di Carabao Cup.
Perjalanan Mount di Manchester United memang tidak sepenuhnya berjalan mulus. Masalah kebugaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jumlah penampilannya sejak pindah dari London ke Manchester, tetapi ia tetap menjadi bagian dari skuad utama dan beberapa kali memberikan kontribusi penting ketika berada di lapangan. Manchester United sendiri mencatat bahwa Mount hanya tampil dalam 27 pertandingan pada musim 2024/25, tetapi mampu mencetak tiga gol, termasuk dua gol dalam semifinal Liga Europa melawan Athletic Club.
Baca Juga: Statistik Harry Amass: Kiprah, Penampilan, dan Catatan Sang Bek Muda
Statistik Mason Mount di Manchester United
Mount bergabung dengan Manchester United pada 5 Juli 2023 dan menjalani debutnya pada 14 Agustus 2023. Kepindahan tersebut mengakhiri periode panjangnya bersama Chelsea, klub yang ia masuki sejak usia enam tahun dan menjadi tempat ia berkembang hingga mencapai level tim utama.
Dalam catatan resmi Manchester United per 5 September 2025, Mount telah mengoleksi 51 penampilan untuk tim utama klub di semua kompetisi. Angka tersebut menunjukkan bagaimana perjalanan awalnya di Manchester cukup dipengaruhi oleh persoalan kebugaran, terutama setelah musim debut yang tidak berjalan sesuai rencana.
Musim 2025/26 memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai kontribusinya. Berdasarkan data FBref, Mount tampil 23 kali di Premier League, dengan 12 pertandingan sebagai starter dan total 1.017 menit bermain. Ia mencetak tiga gol, sementara data assist Premier League yang tercatat di basis data tersebut berada di angka nol.
Angka tersebut berarti Mount rata-rata mencetak 0,27 gol per 90 menit di Premier League pada musim 2025/26. Catatan itu menunjukkan bahwa kontribusinya lebih banyak datang dari peran gelandang yang dapat bergerak di antara lini, bukan sebagai pencetak gol utama Manchester United.
Mason Mount Statistik Musim 2025/26
Jika fokus diarahkan pada statistik Mason Mount di Premier League 2025/26, detail utamanya adalah 23 penampilan, 12 kali menjadi starter, 1.017 menit, dan tiga gol. Ia juga mendapatkan dua kartu kuning dan tidak mencatat assist menurut data kompetisi yang dihimpun StatMuse.
Jumlah tersebut perlu dibaca bersama konteks menit bermain. Mount bukan pemain yang menjalani hampir setiap pertandingan selama 90 menit penuh, sehingga angka penampilan tidak secara otomatis menggambarkan volume kontribusinya. Dengan 1.017 menit dari 23 penampilan, perannya lebih banyak berubah sesuai kebutuhan pertandingan dan kondisi skuad.
Pada musim yang sama, Manchester United memiliki Bruno Fernandes sebagai salah satu sumber kreativitas terbesar. Fernandes bahkan menutup musim 2025/26 dengan rekor 21 assist di Premier League, sehingga distribusi peran kreatif di lini tengah United sangat menonjol.
Statistik Mason Mount pada Awal Musim 2026/27
Memasuki musim 2026/27, Mount kembali menjadi bagian dari skuad Manchester United di kompetisi domestik dan Eropa. Dalam daftar skuad Liga Champions 2026/27 UEFA, Mount tercatat sebagai gelandang nomor punggung 7 dan telah memainkan satu pertandingan Liga Champions pada fase awal musim.
Momen penting datang pada 16 September 2026 ketika Manchester United menghadapi Brighton di putaran ketiga Carabao Cup. Mount mencetak gol pada awal babak kedua setelah Shea Lacey lebih dahulu membawa United unggul, tetapi Brighton kemudian membalikkan keadaan dan menang 3-2.
Gol tersebut menjadi salah satu catatan terbaru dalam statistik Mason Mount dan memperlihatkan bahwa ia masih memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman dari area lini tengah. Namun, hasil pertandingan tersebut membuat United tersingkir dari Carabao Cup setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
Statistik Mason Mount Saat di Chelsea
Sebelum pindah ke Manchester United, periode terpenting dalam karier Mount berlangsung bersama Chelsea. Ia berkembang melalui akademi klub London tersebut dan kemudian menjalani masa peminjaman yang membantu mempercepat perkembangan sebagai pemain senior.
Salah satu periode penting terjadi ketika Mount bermain untuk Derby County dengan status pinjaman pada musim 2018/19. Setelah kembali ke Chelsea, ia mendapatkan kesempatan di tim utama dan kemudian berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam skuad klub.
Menurut data Premier League saat kepindahannya ke Manchester United dikonfirmasi pada 2023, Mount telah membuat 129 penampilan Premier League untuk Chelsea. Dari jumlah tersebut, ia mencetak 27 gol dan menghasilkan 22 assist.
Angka tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kontribusi Mount sebelum pindah ke Manchester. Ia bukan hanya gelandang yang bertugas mengalirkan bola, tetapi juga pemain yang mampu mencetak gol, menciptakan peluang, melakukan pressing, serta bergerak ke area berbahaya.
Premier League pernah menyoroti kemampuan Mount dalam aspek permainan yang cukup luas. Ia dinilai memiliki kualitas umpan bola mati, kemampuan melakukan progresi ke depan, serta kemampuan melakukan pressing dari lini tengah. Pada salah satu periode terbaiknya bersama Chelsea, ia juga mencatat enam gol dan lima assist dalam kompetisi Premier League.
Mason Mount Statistik Gol dan Assist
Membahas statistik Mason Mount tidak cukup hanya dengan menghitung jumlah gol. Posisi dan karakter permainannya membuat assist, penciptaan peluang, pergerakan tanpa bola, serta kontribusi ketika melakukan tekanan menjadi bagian penting untuk memahami perannya.
Selama berada di Chelsea, Mount mencatat 27 gol dan 22 assist dalam 129 penampilan Premier League hingga akhir musim 2022/23. Catatan tersebut menjadi fondasi penting ketika Manchester United merekrutnya pada musim panas 2023.
Di Manchester United, angka tersebut belum dapat diulang dalam volume yang sama. Musim pertamanya terganggu masalah kebugaran, sedangkan pada 2024/25 ia kembali menghadapi keterbatasan penampilan. Manchester United mencatat bahwa Mount hanya bermain 27 kali pada 2024/25, tetapi tetap mampu mencetak tiga gol, termasuk dua gol dalam pertandingan semifinal Liga Europa melawan Athletic Club.
Pada musim 2025/26, tiga gol Premier League kembali menjadi catatan utamanya. Data FBref menunjukkan bahwa ia tidak mencatat assist di Premier League pada musim tersebut, meskipun statistik assist dapat berbeda antarpenyedia data apabila kompetisi dan definisi assist yang digunakan tidak sama.
Salah satu fakta menarik dari perjalanan Mount adalah keterlibatannya dalam gol-gol penting ketika Chelsea meraih trofi Liga Champions 2020/21. Dalam final melawan Manchester City, Mount memberikan assist untuk gol Kai Havertz yang menjadi satu-satunya gol pertandingan. Chelsea kemudian keluar sebagai juara Liga Champions.
Perjalanan Karier Mason Mount
Dari Akademi Chelsea hingga Tim Utama
Mount lahir pada 10 Januari 1999 dan bergabung dengan akademi Chelsea sejak usia enam tahun. Jalur akademi tersebut menjadi fondasi bagi perkembangan teknis dan taktisnya sebelum ia memperoleh pengalaman bermain di luar Stamford Bridge.
Masa peminjaman menjadi bagian penting dari proses tersebut. Setelah mendapatkan pengalaman di sepak bola senior, Mount kembali ke Chelsea dan memperoleh kesempatan bermain di level utama. Perkembangannya kemudian semakin cepat ketika ia menjadi bagian reguler dari skuad senior.
Salah satu aspek yang membedakan Mount dari banyak gelandang muda adalah fleksibilitas posisinya. Ia dapat bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, maupun dari area yang lebih melebar, tergantung sistem yang digunakan pelatih.
Kesuksesan Bersama Chelsea
Periode Chelsea menjadi fase dengan pencapaian trofi paling menonjol dalam karier Mount sejauh ini. Ia merupakan bagian dari skuad yang memenangkan Liga Champions 2020/21, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup.
Kontribusinya pada final Liga Champions menjadi salah satu momen paling penting dalam kariernya. Assist kepada Havertz memperlihatkan kemampuan Mount untuk membaca ruang dan memberikan umpan pada momen yang menentukan.
Di level domestik, Mount juga berkembang sebagai salah satu gelandang dengan kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Statistik Chelsea menunjukkan bahwa kontribusi 27 gol dan 22 assist dalam 129 penampilan Premier League merupakan bagian besar dari rekam jejaknya sebelum pindah klub.
Karier Bersama Timnas Inggris
Mount juga menjadi bagian dari generasi Inggris yang mencapai final Euro 2020 dan tampil di Piala Dunia 2022. Ketika transfernya ke Manchester United diumumkan pada 2023, Premier League mencatat bahwa Mount sudah mengoleksi 36 caps bersama tim nasional Inggris.
Peran Mount di tim nasional juga menunjukkan fleksibilitasnya. Ia dapat ditempatkan sebagai gelandang serang maupun pemain yang membantu pressing dan sirkulasi bola di lini tengah.
Namun, perjalanan internasionalnya juga mengalami persaingan ketat karena Inggris memiliki banyak opsi di lini tengah dan area menyerang. Karena itu, jumlah caps dan kontribusinya bersama tim nasional perlu dilihat berdasarkan periode dan pilihan pelatih masing-masing.
Gaya Bermain Mason Mount
Statistik Mason Mount akan lebih mudah dipahami jika dikaitkan dengan karakter permainannya. Mount bukan gelandang bertipe nomor enam murni yang fokus mengontrol ruang di depan bek, tetapi juga bukan penyerang yang hanya menunggu peluang di kotak penalti.
Salah satu kekuatannya adalah kemampuan bergerak secara aktif ketika tim kehilangan bola. Premier League sebelumnya mencatat kemampuan pressing Mount dan kontribusinya dalam memenangkan bola di area depan sebagai bagian penting dari permainannya.
Dalam fase menyerang, ia mampu bermain di antara garis pertahanan lawan, mengirim umpan progresif, mengambil bola mati, dan melakukan pergerakan menuju kotak penalti. Kombinasi tersebut menjelaskan mengapa catatan gol dan assist menjadi bagian penting dalam menilai kontribusinya.
Mount juga memiliki pengalaman bermain dalam beberapa struktur taktik. Pengalaman bersama Chelsea, tim nasional Inggris, dan Manchester United membuat perannya dapat berubah sesuai kebutuhan sistem permainan.
Perkembangan Mount di Manchester United
Kepindahan Mount ke Manchester United pada 2023 menjadi titik perubahan besar dalam kariernya. Ia datang sebagai pemain yang sudah memiliki pengalaman Premier League dan Liga Champions, tetapi proses adaptasi di klub baru tidak berlangsung tanpa hambatan.
Musim debutnya dipengaruhi masalah cedera dan kebugaran. Pada periode berikutnya, ia beberapa kali kembali ke tim, tetapi belum selalu mampu mendapatkan kesinambungan penampilan seperti ketika menjadi pemain reguler Chelsea.
Meski demikian, kontribusi Mount tidak hanya dapat dilihat dari jumlah gol. Ketika fit, ia menawarkan kemampuan bermain di beberapa posisi serta pengalaman di pertandingan level tinggi. Dua golnya dalam semifinal Liga Europa 2024/25 menjadi contoh bagaimana ia masih mampu menghasilkan momen menentukan.
Pada awal 2026/27, kehadirannya kembali memberikan opsi tambahan bagi Michael Carrick. Mount masuk dalam skuad Liga Champions United dan mencetak gol dalam pertandingan Carabao Cup melawan Brighton pada September 2026.
Baca Juga: Statistik Ayden Heaven: Penampilan, Gol, Assist, dan Perjalanan Karier
Apa Arti Statistik Mason Mount bagi Manchester United?
Angka statistik Mount menunjukkan perjalanan yang berbeda antara periode Chelsea dan Manchester United. Di Chelsea, ia memiliki volume penampilan Premier League yang lebih tinggi dan menghasilkan 27 gol serta 22 assist dalam 129 laga. Di Manchester United, jumlah penampilan dan produktivitasnya sejauh ini lebih terbatas, terutama karena persoalan kebugaran yang memengaruhi kontinuitasnya.
Pada musim 2025/26, tiga gol dari 23 penampilan Premier League menjadi catatan utama. Jika dihitung berdasarkan menit bermain, tiga gol dalam 1.017 menit menghasilkan rata-rata 0,27 gol per 90 menit.
Angka tersebut belum menggambarkan seluruh fungsi Mount di lapangan. Sebagai gelandang yang dapat beroperasi di sejumlah area, kontribusinya juga terkait dengan pressing, pergerakan, distribusi bola, dan kemampuan membuka ruang untuk pemain lain.
Musim 2026/27 masih berada pada tahap awal sehingga statistiknya belum dapat dibandingkan secara penuh dengan satu musim kompetisi yang telah selesai. Namun, gol melawan Brighton pada September 2026 menambah satu catatan positif pada awal musim barunya bersama United.
Kesimpulan
Statistik Mason Mount memperlihatkan perjalanan seorang gelandang yang memiliki pengalaman panjang di Premier League, prestasi di Liga Champions, serta pengalaman bersama tim nasional Inggris. Bersama Chelsea, ia mencatat 129 penampilan Premier League dengan 27 gol dan 22 assist sebelum pindah ke Manchester United pada 2023.
Di Manchester United, perjalanannya lebih kompleks karena masalah kebugaran membatasi kontinuitas penampilan. Pada Premier League 2025/26, ia membukukan 23 penampilan, 12 starter, 1.017 menit bermain, dan tiga gol, sementara pada awal musim 2026/27 ia sudah mencetak gol dalam laga Carabao Cup melawan Brighton.
Perkembangan berikutnya akan sangat bergantung pada konsistensi kebugaran, jumlah menit bermain, serta peran yang diberikan dalam sistem Manchester United. Untuk mengikuti perkembangan terbaru, pembaca dapat memantau statistik penampilan, gol, assist, menit bermain, dan kontribusi Mount setiap kali United menjalani pertandingan.












