Statistik Achraf Hakimi: Gol, Assist, Penampilan, dan Rekor Sepanjang Karier

admin

Kabarpersib.com – Statistik Achraf Hakimi terus menjadi perhatian karena pemain asal Maroko tersebut bukan sekadar bek kanan modern, melainkan salah satu pemain bertahan paling produktif di sepak bola Eropa. Hingga 14 September 2026, Hakimi berusia 27 tahun dan masih menjadi bagian penting Paris Saint-Germain serta tim nasional Maroko. Dalam kariernya, ia telah memperkuat Real Madrid, Borussia Dortmund, Inter Milan, dan PSG, sekaligus mengoleksi sejumlah gelar bergengsi di level klub dan internasional.

Perjalanan Hakimi dimulai dari akademi Real Madrid sebelum ia mendapatkan pengalaman besar melalui masa peminjaman di Borussia Dortmund. Setelah itu, ia pindah ke Inter Milan dan ikut membantu klub Italia tersebut memenangkan Serie A pada 2020/21. Sejak bergabung dengan PSG pada 2021, perannya berkembang menjadi bek sayap yang sangat agresif dan mampu memberikan kontribusi langsung melalui gol maupun assist.

Data terbaru Opta Analyst mencatat Hakimi telah memainkan 131 pertandingan untuk PSG dengan 19 gol dan 22 assist dalam kompetisi yang tercakup dalam basis data tersebut. Angka tersebut memperlihatkan betapa besarnya kontribusi ofensif seorang pemain yang posisi utamanya adalah bek kanan.

Baca Juga: Statistik Matvey Safonov: Penampilan, Clean Sheet, dan Catatan Bersama Klub

Statistik Achraf Hakimi di PSG: Gol dan Assist

Hakimi bergabung dengan PSG pada Juli 2021 setelah meninggalkan Inter Milan. Transfer tersebut menjadi salah satu titik penting dalam kariernya karena PSG memberinya panggung untuk bermain secara konsisten di level tertinggi Eropa sekaligus mengembangkan kebebasan menyerang dari sisi kanan.

Dalam catatan resmi PSG, hingga mencapai penampilan ke-200 bersama klub pada April 2026, Hakimi telah mencatat 66 keterlibatan gol di semua kompetisi, terdiri dari 28 gol dan 38 assist. Khusus di Ligue 1, ia membukukan 40 keterlibatan gol, yakni 19 gol dan 21 assist. PSG menyebutnya sebagai bek paling produktif klub dalam periode tersebut.

Catatan itu semakin menarik karena Hakimi bukan pemain yang hanya mengandalkan kecepatan. Ia mampu masuk ke kotak penalti, melakukan overlap, memberikan umpan silang, menciptakan peluang, dan bahkan muncul sebagai pencetak gol dalam pertandingan penting.

Statistik Hakimi di Ligue 1

Produktivitas Hakimi di Ligue 1 menunjukkan perkembangan yang cukup konsisten. Menurut data Opta Analyst, ia mencetak empat gol dan lima assist pada 2023/24, lalu empat gol dan enam assist pada 2024/25. Pada musim 2025/26, ia mencatat dua gol dan dua assist dalam 18 penampilan Ligue 1 yang tercatat di basis data tersebut.

Musim 2024/25 menjadi salah satu periode terbaiknya di kompetisi domestik Prancis. Ligue 1 mencatat Hakimi membuat empat gol dan delapan assist dalam 24 pertandingan ketika PSG memastikan gelar liga. Performa tersebut turut membawanya meraih penghargaan Prix Marc-Vivien Foé sebagai pemain Afrika terbaik di Ligue 1.

Produktivitas tersebut menunjukkan bahwa statistik Hakimi tidak dapat dinilai hanya berdasarkan jumlah gol. Sebagai bek sayap, jumlah assist, peluang yang diciptakan, progresi bola, dan keterlibatan dalam serangan menjadi indikator penting untuk memahami pengaruhnya terhadap permainan PSG.

Statistik Achraf Hakimi di Liga Champions

Liga Champions menjadi salah satu kompetisi yang paling menonjol dalam perjalanan Hakimi. Hingga 2026, UEFA mencatatnya telah tampil 77 kali di fase utama Liga Champions dan mencetak 10 gol. Jumlah penampilan tersebut menempatkannya di antara pemain Afrika dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.

Hakimi juga memiliki pencapaian penting bersama PSG pada Liga Champions 2024/25. Ia mencetak gol dalam kemenangan 5-0 atas Inter Milan pada final di Munich, ketika PSG meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Gol tersebut menjadi salah satu momen terbesar dalam kariernya karena dicetak melawan mantan klubnya.

Pada musim tersebut, kontribusi Hakimi bahkan menyamai rekor Ian Harte sebagai bek dengan keterlibatan gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions. PSG mencatat Hakimi terlibat langsung dalam sembilan gol, terdiri dari empat gol dan lima assist. Ia juga menjadi pencetak gol pada partai final.

Kecepatan menjadi aspek lain yang memperkuat statistik Hakimi di Liga Champions. UEFA mencatat ia membukukan kecepatan puncak 36,9 km/jam pada musim 2024/25, menjadi angka tertinggi di kompetisi tersebut pada musim itu.

Rekor Penampilan Hakimi di Liga Champions

Pada Februari 2026, Hakimi mencatat penampilan ke-50 untuk PSG di Liga Champions. Saat itu, PSG menyebut kontribusinya di kompetisi Eropa untuk klub sudah mencapai enam gol dan 11 assist.

Beberapa bulan kemudian, UEFA mencatat total karier Hakimi di Liga Champions mencapai 77 penampilan dan 10 gol. Jumlah tersebut membuatnya berada di posisi yang sangat tinggi di antara pemain Afrika dalam sejarah kompetisi.

Menariknya, daftar UEFA terbaru per Mei 2026 menempatkan Hakimi dengan 77 penampilan, tepat di bawah sejumlah legenda Afrika seperti Samuel Eto’o dan Mohamed Salah. Ini menjadi indikator bahwa pemain yang lahir di Madrid tersebut sudah membangun warisan yang cukup kuat di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Statistik Achraf Hakimi Bersama Timnas Maroko

Selain performa di klub, statistik Achraf Hakimi bersama timnas Maroko juga memperlihatkan statusnya sebagai pemain kunci generasi emas Atlas Lions. Opta Analyst mencatat Hakimi telah memainkan 91 pertandingan untuk Maroko, mencetak 12 gol dan memberikan 15 assist.

Hakimi melakukan debut internasional senior pada 2016 ketika usianya masih 17 tahun. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi pemain yang hampir selalu menjadi pilihan utama di sisi kanan pertahanan Maroko.

Perannya menjadi semakin besar setelah Maroko mencatat sejarah dengan mencapai semifinal Piala Dunia 2022. Hakimi merupakan salah satu pemain utama dalam perjalanan tersebut dan kemudian terus menjadi figur penting dalam skuad nasional.

Pada 2026, kontribusinya kembali terlihat di Piala Dunia. Opta mencatat Hakimi tampil dalam enam pertandingan, menghabiskan 570 menit di lapangan, mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Secara keseluruhan sepanjang tahun 2026, ia telah memainkan 13 pertandingan untuk Maroko dan menjadi salah satu pemain dengan kontribusi assist paling tinggi di tim tersebut.

Peran Hakimi di Piala Dunia 2026

Pada Piala Dunia 2026, Hakimi menjadi bagian penting dari perjalanan Maroko hingga perempat final. Ligue 1 mencatat sang bek bermain setiap menit ketika Atlas Lions mencapai babak tersebut, mencetak satu gol dan memberikan dua assist.

Salah satu kontribusinya terjadi ketika Maroko menghadapi Kanada di babak 16 besar. Hakimi membantu membuka ruang serangan melalui bola mati dan umpan yang menghasilkan peluang bagi Azzedine Ounahi dalam kemenangan 3-0 Maroko.

Performa tersebut memperlihatkan mengapa Hakimi tidak lagi bisa dipandang sebagai bek kanan konvensional. Dalam sistem permainan Maroko, ia memiliki kebebasan untuk bergerak jauh ke depan dan menjadi bagian dari fase penciptaan peluang.

Statistik Hakimi 2025/26: Musim yang Penuh Tantangan dan Pencapaian

Musim 2025/26 menjadi periode yang menarik dalam statistik Hakimi. Ia tetap menjadi pemain penting PSG, tetapi harus menghadapi beberapa situasi yang memengaruhi jumlah penampilannya, termasuk skorsing.

Data Opta Analyst menunjukkan Hakimi tampil 18 kali di Ligue 1, dengan 1.375 menit bermain, dua gol dan dua assist. Di Liga Champions, catatan yang tersedia menunjukkan 13 penampilan dan satu gol dalam kompetisi tersebut.

Namun, angka kompetisi per kompetisi dapat berbeda antara satu penyedia statistik dan lainnya karena metode pencatatan pertandingan, kompetisi tambahan, serta definisi assist yang digunakan. Karena itu, statistik karier Hakimi sebaiknya selalu dibaca bersama sumber dan cakupan kompetisinya.

PSG sendiri mencatat bahwa pada musim 2025/26 Hakimi mencapai milestone penting dengan 50 penampilan Liga Champions untuk klub. Ia juga terus menjadi salah satu bek paling produktif di lima liga top Eropa.

Statistik Achraf Hakimi Musim 2026/27

Memasuki musim 2026/27, Hakimi masih menjadi bagian dari skuad utama PSG. Situs resmi klub mencantumkannya sebagai salah satu pemain bertahan dalam skuad musim 2026/27.

Hingga 14 September 2026, PSG telah menjalani empat pertandingan Ligue 1 dan satu pertandingan Liga Champions. Dalam data Opta Analyst yang tersedia, Hakimi sudah tampil tiga kali di Ligue 1 dengan total 270 menit dan belum mencetak gol atau assist. Di Liga Champions, ia sudah memainkan satu pertandingan dengan 63 menit bermain.

Angka tersebut masih sangat awal karena musim baru memasuki fase awal. Oleh sebab itu, statistik 2026/27 belum bisa digunakan untuk menarik kesimpulan tentang produktivitas akhirnya.

Yang lebih penting, keberadaan Hakimi di starting XI tetap menunjukkan kepercayaan Luis Enrique terhadap kemampuannya. PSG masih menjadikan sisi kanan sebagai salah satu jalur penting dalam membangun serangan dan Hakimi memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Rekor dan Gelar Achraf Hakimi Sepanjang Karier

Karier Hakimi dipenuhi gelar bersama sejumlah klub besar Eropa. PSG mencatat daftar prestasinya mencakup dua gelar Liga Champions, dua UEFA Super Cup, empat gelar Ligue 1, tiga Trophée des Champions, dua Coupe de France, satu Serie A, satu German Super Cup, satu FIFA Club World Cup, serta satu Spanish Super Cup.

Gelar Liga Champions pertama Hakimi datang bersama Real Madrid pada 2018, meskipun perannya ketika itu belum sebesar sekarang. Trofi Liga Champions kedua diraihnya bersama PSG pada 2025, ketika ia mencetak gol di final melawan Inter Milan.

Di Italia, Hakimi menjadi bagian penting dari skuad Inter yang menjuarai Serie A 2020/21. Musim tersebut menjadi salah satu titik penting karena ia menunjukkan bahwa kemampuan menyerangnya dapat diterjemahkan secara efektif ke level kompetisi papan atas.

Di PSG, perkembangan Hakimi mencapai tahap baru. Ia bukan hanya menjadi pemain reguler, tetapi juga salah satu pemain dengan keterlibatan gol tertinggi di antara bek di lima liga top Eropa.

Hakimi sebagai Bek dengan Produktivitas Tinggi

Jika melihat statistik Hakimi secara keseluruhan, satu pola terlihat jelas: produktivitas ofensifnya jauh di atas ekspektasi untuk pemain yang berposisi sebagai bek kanan.

PSG mencatat 28 gol dan 38 assist Hakimi sejak bergabung pada 2021 hingga penampilan ke-200. Artinya, rata-rata kontribusi langsungnya terhadap gol sangat signifikan meski ia tidak bermain sebagai penyerang.

Di Ligue 1, kontribusi 40 gol untuk PSG membuatnya berada di peringkat kelima bek paling produktif sejak Opta mulai menganalisis kompetisi tersebut pada 2006. Angka tersebut memperkuat status Hakimi sebagai salah satu contoh paling jelas evolusi posisi full-back dalam sepak bola modern.

Perubahan tersebut juga terlihat dari gaya bermainnya. Hakimi mampu bergerak dari garis pertahanan menuju area sepertiga akhir dengan cepat, memberikan lebar permainan, melakukan kombinasi dengan winger, dan kemudian masuk ke kotak penalti untuk menjadi opsi penyelesaian.

Baca Juga: Statistik Matvey Safonov: Penampilan, Clean Sheet, dan Catatan Bersama Klub

Mengapa Statistik Achraf Hakimi Sangat Menonjol?

Ada beberapa alasan yang membuat statistik Hakimi berbeda dibandingkan bek kanan pada umumnya. Pertama adalah kecepatan, yang memungkinkan dirinya melakukan overlap secara konsisten sekaligus kembali ke posisi pertahanan ketika kehilangan bola.

Kedua adalah kemampuan teknis. Hakimi memiliki kualitas umpan dan crossing yang membuatnya mampu menciptakan peluang dari area sayap maupun half-space. Kemampuan tersebut menjelaskan mengapa jumlah assist menjadi bagian penting dalam statistik kariernya.

Ketiga adalah pengalaman di sejumlah liga besar. Ia telah merasakan sepak bola Spanyol, Jerman, Italia, dan Prancis sebelum mencapai usia 28 tahun. Pengalaman tersebut membantunya memahami berbagai pendekatan taktik dan meningkatkan fleksibilitas dalam menjalankan peran sebagai full-back maupun wing-back.

Terakhir adalah konsistensi di pertandingan besar. Gol Hakimi pada final Liga Champions 2025 dan penampilannya dalam berbagai fase gugur kompetisi Eropa menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya muncul ketika menghadapi lawan dengan level lebih rendah.

Masa Depan Statistik Hakimi

Pada usia 27 tahun, Hakimi masih berada dalam fase karier yang memungkinkan catatan statistiknya berkembang secara signifikan. Kontrak dan statusnya sebagai pemain inti PSG memberinya kesempatan untuk menambah jumlah penampilan, gol, assist, serta gelar dalam beberapa musim berikutnya.

Rekor Liga Champions menjadi salah satu area yang menarik untuk dipantau. Dengan 77 penampilan dan 10 gol dalam data UEFA hingga 2026, Hakimi sudah berada di jajaran pemain Afrika dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Di level internasional, ia juga berpeluang memperbesar catatan 91 penampilan, 12 gol, dan 15 assist untuk Maroko. Dengan status sebagai salah satu pemimpin generasi Atlas Lions, kontribusinya akan menjadi bagian penting dari upaya Maroko mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika.

Statistik saja tentu tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas seorang pemain. Namun, dalam kasus Hakimi, angka gol, assist, penampilan, kecepatan, dan kontribusi di pertandingan besar justru memberikan gambaran yang cukup lengkap tentang transformasinya dari prospek Real Madrid menjadi salah satu bek kanan paling berpengaruh di dunia.

Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan kariernya, statistik Hakimi akan terus menarik untuk dipantau sepanjang musim 2026/27. Perjalanan berikutnya di PSG dan bersama Maroko berpotensi menambah sejumlah rekor baru dalam karier yang hingga kini sudah dihiasi gelar domestik, trofi Liga Champions, serta pencapaian bersejarah di level internasional.

Leave a Comment