Daftar Pencetak Gol Terbanyak Persib Sepanjang Masa

admin

Kabarpersib.com – Persib Bandung memiliki sejarah panjang yang dihiasi penyerang tajam dan pemain dengan naluri mencetak gol tinggi. Dalam daftar pencetak gol terbanyak Persib berdasarkan basis data statistik sepak bola modern, David da Silva kini berada di posisi teratas dengan 74 gol dari 113 penampilan di semua kompetisi, disusul Ezechiel Ndouasel dengan 40 gol dan Ciro Alves dengan 35 gol. Data tersebut menjadi gambaran terbaru mengenai siapa saja pemain yang paling produktif bersama Maung Bandung hingga 26 Agustus 2026.

Catatan penting perlu diberikan sebelum melihat daftar tersebut. Statistik pencetak gol Persib dari era Perserikatan tidak terdokumentasi secara seragam seperti kompetisi profesional modern, sehingga perbandingan lintas era harus dilakukan secara hati-hati. Karena itu, daftar berikut menggunakan catatan gol resmi yang tersedia dalam basis data sepak bola modern dan sumber statistik yang dapat diverifikasi.

Baca Juga: Daftar Pemain Persib Bandung Terbaru Musim 2026/2027 dan Nomor Punggungnya

Siapa Pencetak Gol Terbanyak Persib Sepanjang Masa?

David da Silva menjadi nama yang paling menonjol dalam daftar pencetak gol terbanyak Persib. Striker asal Brasil itu memperkuat Persib sejak akhir 2021 hingga pertengahan 2025 dan mencatatkan 74 gol dalam 113 pertandingan di semua ajang.

Catatan tersebut menempatkannya di atas sejumlah penyerang legendaris yang sebelumnya menjadi simbol produktivitas Persib. Bahkan, catatan resmi Liga Indonesia menyebut David meninggalkan Persib setelah mempersembahkan dua gelar juara liga dan satu gelar top skor.

David tidak sekadar mencetak banyak gol. Ia juga menghasilkan rekor produktivitas dalam satu musim. Pada Liga 1 2022/2023, ia mencetak 24 gol, kemudian meningkatkan catatannya menjadi 30 gol pada Liga 1 2023/2024 dan meraih gelar top skor kompetisi tersebut.

1. David da Silva — 74 Gol

David da Silva adalah pencetak gol terbanyak Persib dalam catatan statistik modern dengan 74 gol dari 113 penampilan. Rasio tersebut setara dengan sekitar 0,65 gol per pertandingan, sebuah angka yang memperlihatkan betapa konsistennya penyerang asal Brasil tersebut selama membela Pangeran Biru.

David datang ke Persib setelah sebelumnya memiliki pengalaman di sepak bola Asia, termasuk bersama Persebaya Surabaya. Bersama Persib, ia berkembang menjadi pusat permainan ofensif dan salah satu pemain paling menentukan dalam periode kebangkitan klub.

Puncak performanya terjadi pada musim 2023/2024. David mencetak 30 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak Liga 1, sekaligus membantu Persib meraih gelar juara setelah penantian panjang. Semusim kemudian, ia kembali menjadi bagian penting skuad yang mempertahankan gelar liga pada musim 2024/2025.

Menariknya, ada perbedaan angka antara beberapa sumber ketika menghitung gol David bersama Persib. Liga Indonesia mencatat 69 gol dalam 103 pertandingan pada rilis ketika ia meninggalkan klub, sementara Transfermarkt mencatat 74 gol dari 113 pertandingan di semua kompetisi. Perbedaan tersebut kemungkinan berkaitan dengan cakupan kompetisi dan metode pencatatan pertandingan, sehingga konteks statistik harus selalu diperhatikan ketika membandingkan rekor pemain.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Persib Berikutnya

Setelah David da Silva, persaingan di daftar pencetak gol terbanyak Persib cukup menarik. Ezechiel Ndouasel menjadi pemain yang paling dekat dengan catatan David, sedangkan Ciro Alves juga masuk jajaran teratas setelah tampil konsisten selama beberapa musim.

Keduanya memperlihatkan bahwa era modern Persib banyak ditandai kehadiran penyerang asing yang mampu memberikan kontribusi besar di sepertiga akhir lapangan. Meski demikian, sejumlah pemain lokal tetap memiliki tempat penting dalam sejarah produktivitas Maung Bandung.

2. Ezechiel Ndouasel — 40 Gol

Ezechiel Ndouasel menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak Persib dengan 40 gol dari 70 penampilan. Striker asal Chad tersebut memperkuat Persib pada periode 2017 hingga 2019 dan dikenal sebagai penyerang dengan postur kuat serta kemampuan duel udara yang menonjol.

Ezechiel menjadi salah satu ujung tombak utama Persib pada era Liga 1 awal. Gaya bermainnya yang mengandalkan kekuatan fisik membuatnya menjadi ancaman bagi lini belakang lawan, terutama dalam situasi bola silang dan duel di dalam kotak penalti.

Dengan 40 gol dari 70 pertandingan, Ezechiel juga memiliki rasio gol sekitar 0,57 per laga. Angka tersebut membuatnya tidak hanya unggul dalam jumlah gol, tetapi juga termasuk salah satu pemain paling efisien dalam daftar top skor Persib modern.

3. Ciro Alves — 35 Gol

Ciro Alves berada di posisi ketiga dengan 35 gol dari 107 pertandingan bersama Persib. Pemain asal Brasil tersebut bergabung pada 2022 dan kemudian menjadi bagian penting dalam keberhasilan Persib meraih dua gelar liga secara beruntun.

Berbeda dari striker nomor sembilan murni, Ciro memiliki kemampuan bermain melebar dan menciptakan peluang bagi rekan setim. Karena itu, kontribusinya tidak bisa hanya dilihat melalui jumlah gol.

Ciro juga mencatat 33 assist dalam 107 pertandingan untuk Persib. Kombinasi gol dan assist membuatnya menjadi salah satu pemain ofensif paling berpengaruh dalam periode kesuksesan klub pada awal dekade 2020-an.

Pencetak Gol Terbanyak Persib dari Generasi Modern

Di bawah tiga besar, terdapat sejumlah nama yang mencerminkan perubahan karakter permainan Persib dari waktu ke waktu. Tidak semuanya merupakan penyerang tengah karena beberapa pemain berposisi sebagai gelandang atau winger.

Hal tersebut menunjukkan bahwa produktivitas sebuah klub tidak hanya bergantung pada striker. Pemain sayap, gelandang serang, bahkan pemain yang bertugas sebagai penghubung antarlini juga dapat memberikan kontribusi gol yang signifikan.

4. Tyronne del Pino — 21 Gol

Tyronne del Pino mencatat 21 gol dari 40 pertandingan bersama Persib. Gelandang asal Spanyol tersebut memiliki rasio gol sekitar 0,53 per pertandingan, salah satu yang tertinggi di antara pemain dalam daftar pencetak gol Persib modern.

Tyronne menjadi bagian dari skuad Persib yang menjuarai Liga 1 2024/2025. Produktivitasnya sangat menonjol karena ia bukan striker utama, tetapi mampu memberikan ancaman dari lini kedua.

Catatan tersebut membuat Tyronne menjadi contoh bahwa daftar pencetak gol terbanyak Persib tidak selalu didominasi pemain dengan posisi penyerang tengah.

5. Sergio van Dijk — 20 Gol

Sergio van Dijk berada di posisi berikutnya dengan 20 gol dari 38 penampilan menurut basis data modern yang digunakan. Penyerang naturalisasi tersebut dikenal sebagai salah satu striker yang pernah menjadi tumpuan lini depan Persib.

Sergio datang dengan reputasi sebagai pencetak gol produktif setelah tampil menonjol di kompetisi domestik. Bersama Persib, ia menjadi bagian dari periode penting dalam perkembangan klub setelah era awal Liga Indonesia.

Nama Sergio juga memiliki kaitan dengan rekor produktivitas satu musim. Liga Indonesia mencatat bahwa ia pernah mencetak 21 gol dalam satu musim, sebelum catatan tersebut disamai Sutiono Lamso dan kemudian dilewati David da Silva.

6. Febri Hariyadi — 20 Gol

Febri Hariyadi menjadi salah satu pemain lokal yang menembus jajaran atas pencetak gol Persib modern. Pemain yang dikenal dengan kecepatan serta kemampuan menusuk dari sisi sayap tersebut tercatat mengoleksi 20 gol dalam basis data statistik modern.

Berbeda dari beberapa nama di atas, Febri menghabiskan periode yang jauh lebih panjang bersama Persib. Ia juga menjadi bagian dari generasi pemain lokal yang berkembang dan mendapatkan kepercayaan dalam skuad utama selama bertahun-tahun.

Kontribusi Febri menjadi penting karena gol-golnya tidak hanya lahir dari posisi striker. Pergerakannya dari sektor sayap membuat Persib memiliki alternatif serangan ketika menghadapi pertahanan lawan yang rapat.

7. Atep — 19 Gol

Atep merupakan salah satu nama yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah modern Persib. Mantan kapten tersebut tercatat mengoleksi 19 gol dari 152 penampilan dalam basis data yang digunakan.

Jumlah gol Atep memang tidak mendekati catatan David da Silva. Namun, peran Atep di Persib tidak hanya diukur dari statistik gol karena ia juga menjadi figur penting dalam ruang ganti dan di lapangan.

Atep merupakan bagian dari skuad Persib yang meraih gelar ISL 2014. Dengan masa pengabdian panjang, namanya tetap menjadi salah satu pemain lokal yang memiliki hubungan kuat dengan Bobotoh.

8. Beckham Putra — 17 Gol

Beckham Putra menjadi salah satu nama yang menarik untuk dipantau karena kariernya masih berjalan. Dalam catatan statistik modern, gelandang produk binaan Persib tersebut telah mengoleksi 17 gol dari 158 pertandingan.

Posisinya membuat Beckham memiliki peluang untuk terus memperbaiki peringkat apabila mampu mempertahankan produktivitas dalam beberapa musim ke depan. Usianya juga membuat ruang untuk menambah jumlah gol masih terbuka.

Pada 26 Agustus 2026, Beckham masih tercantum dalam skuad Persib untuk Super League 2026/2027. Persib sendiri baru saja meluncurkan skuad musim baru dengan target mempertahankan gelar dan mengejar gelar liga keempat secara beruntun.

Bagaimana dengan Sutiono Lamso?

Pembahasan pencetak gol terbanyak Persib tidak akan lengkap tanpa menyebut Sutiono Lamso. Sebelum rekor tersebut dilewati David da Silva, Sutiono dikenal sebagai pemegang rekor gol Persib pada era Liga Indonesia dengan 41 gol.

Sutiono merupakan sosok penting dalam keberhasilan Persib meraih gelar Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia 1994/1995. Ia juga mencetak gol yang sangat menentukan dalam dua partai final tersebut.

Dalam catatan Liga Indonesia, Sutiono memiliki 41 gol, sedangkan Cristian Gonzales sebelumnya berada di angka 40 gol. David kemudian melampaui keduanya dan membangun jarak yang cukup besar dalam statistik modern klub.

Perjalanan rekor ini memperlihatkan bagaimana standar produktivitas Persib berubah. Sutiono membutuhkan periode panjang untuk membangun catatan 41 gol, sedangkan David mampu mencatatkan angka jauh lebih tinggi hanya dalam empat musim kompetisi.

Mengapa Data Pencetak Gol Persib Bisa Berbeda?

Perbedaan angka dalam daftar pencetak gol terbanyak Persib bukan hal yang aneh. Penyebab utamanya adalah perbedaan cakupan pertandingan, kompetisi yang dihitung, serta ketersediaan arsip pertandingan pada era tertentu.

Basis data seperti Transfermarkt memiliki pencatatan statistik yang lebih sistematis untuk sepak bola modern. Namun, data pertandingan pada era Perserikatan dan sebagian periode awal Liga Indonesia tidak selalu tersedia dengan tingkat kelengkapan yang sama. Sumber statistik sejarah juga mengingatkan bahwa daftar modern tidak otomatis merepresentasikan keseluruhan sejarah Persib sejak berdiri.

Karena itu, istilah “sepanjang masa” dalam artikel ini sebaiknya dipahami sebagai peringkat berdasarkan data gol kompetitif yang terdokumentasi dalam basis data modern, bukan klaim bahwa seluruh gol sejak era Persib berdiri telah berhasil dihimpun dalam satu database dengan metode identik.

Konteks ini juga menjelaskan mengapa nama legenda era Perserikatan seperti Ajat Sudradjat sangat sulit dibandingkan secara langsung dengan pemain modern. Ajat merupakan striker produktif Persib pada era 1980-an dan pernah menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi Perserikatan, tetapi data total gol klubnya tidak tersedia dengan standar pencatatan yang sama seperti era modern.

Baca Juga: Sejarah Persib vs Persebaya: Rivalitas, Rekor Pertemuan, dan Momen Bersejarah

Apakah Rekor David da Silva Bisa Dipecahkan?

Untuk saat ini, posisi David da Silva masih sangat kuat. Dengan 74 gol menurut data Transfermarkt, jaraknya mencapai 34 gol dari Ezechiel Ndouasel dan 39 gol dari Ciro Alves.

Tantangan berikutnya tentu datang dari generasi pemain Persib yang masih aktif. Beckham Putra merupakan salah satu pemain lokal yang berpotensi memperbaiki posisinya, sementara sejumlah pemain baru juga memiliki kesempatan membangun catatan gol mereka sendiri.

Skuad Persib 2026/2027 berisi sejumlah pemain ofensif seperti Uilliam Barros, Berguinho, Balsa Sekulic, Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdani, Luka Menalo dan Mariano Peralta. Namun, karena musim baru masih berada di tahap awal, belum tepat untuk memproyeksikan mereka sebagai kandidat serius pemecah rekor David.

Uilliam Barros, misalnya, masih menjadi bagian dari skuad Persib musim 2026/2027. Ia sudah mencetak gol untuk Persib pada Piala Presiden 2026, termasuk ketika menghadapi Persija pada semifinal 4 Agustus 2026, tetapi jumlah tersebut belum cukup untuk mendekati jajaran atas pencetak gol sepanjang masa.

Daftar Top Skor Persib Sepanjang Masa

Jika dirangkum berdasarkan statistik modern yang tersedia hingga 26 Agustus 2026, urutan pencetak gol terbanyak Persib adalah sebagai berikut:

  1. David da Silva — 74 gol dari 113 penampilan
  2. Ezechiel Ndouasel — 40 gol dari 70 penampilan
  3. Ciro Alves — 35 gol dari 107 penampilan
  4. Tyronne del Pino — 21 gol dari 40 penampilan
  5. Sergio van Dijk — 20 gol dari 38 penampilan
  6. Febri Hariyadi — 20 gol dari sekitar 160 penampilan
  7. Atep — 19 gol dari 152 penampilan
  8. Beckham Putra — 17 gol dari 158 penampilan

Daftar tersebut memperlihatkan dominasi pemain asing di posisi teratas, tetapi juga menunjukkan keberadaan pemain lokal seperti Febri Hariyadi, Atep dan Beckham Putra. Komposisi ini mencerminkan perubahan kebutuhan taktik Persib dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di luar daftar modern tersebut, Sutiono Lamso tetap memiliki tempat istimewa dalam sejarah klub. Dengan 41 gol yang dicatat pada era Liga Indonesia, ia pernah menjadi pemegang rekor sebelum David da Silva mengambil alih posisi teratas.

Kesimpulan

David da Silva saat ini menjadi nama utama dalam pembahasan pencetak gol terbanyak Persib berdasarkan database statistik modern. Torehan 74 gol dari 113 pertandingan membuatnya berada jauh di atas Ezechiel Ndouasel dan Ciro Alves, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling produktif yang pernah mengenakan jersey Maung Bandung.

Namun, sejarah Persib jauh lebih panjang daripada sekadar angka dalam database modern. Nama Sutiono Lamso, Ajat Sudradjat, Cristian Gonzales, Sergio van Dijk, Atep dan para legenda lainnya tetap memiliki nilai penting karena mereka membentuk perjalanan klub dari berbagai era.

Bagi Bobotoh, perdebatan mengenai siapa pencetak gol terbanyak Persib bukan hanya soal statistik. Setiap gol memiliki cerita, mulai dari partai final, gelar juara, rivalitas klasik, hingga momen yang kemudian dikenang selama bertahun-tahun.

Menurut Anda, siapa pemain paling layak disebut sebagai mesin gol terbaik Persib jika mempertimbangkan bukan hanya jumlah gol, tetapi juga kontribusi terhadap gelar dan momen penting klub? Sampaikan pendapat Anda dan bandingkan dengan daftar di atas.

Leave a Comment